Sejumlah Honorer di Mataram Terancam Gagal Jadi PPPK Paruh Waktu ‎

Mataram(KabarBerita) – Sejumlah tenaga honorer di Kota Mataram yang sudah masuk tahap pemberkasan untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu terancam gagal diangkat. Penyebabnya beragam, mulai dari tidak bisa menunjukkan ijazah asli, meninggal dunia, berhenti sebagai honorer, hingga tidak melengkapi berkas administrasi.

‎“Jumlahnya masih kami hitung, tapi tidak sampai 10 orang. Mereka ini termasuk calon PPPK paruh waktu yang belum keluar NIP-nya,” kata Kepala BKPSDM Kota Mataram, Taufiq Priyono, Senin (3/11/2025).

‎Menurut Taufiq, hingga saat ini tercatat sekitar 202 calon PPPK paruh waktu di Kota Mataram yang NIP-nya belum terbit. Sementara sekitar 280 orang lainnya sudah mendapatkan NIP dan tinggal menunggu proses selanjutnya.

‎‎“Yang belum keluar NIP-nya ini masih menunggu hasil verifikasi,” ujarnya.

‎Taufiq juga mengungkapkan, hingga kini belum ada daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK paruh waktu. “Saya belum mendapatkan informasi ada daerah mana yang sudah keluar SK-nya, tapi untuk NTB sejauh ini belum ada,” tambahnya.

‎Sesuai rencana awal, TMT (Terhitung Mulai Tanggal) PPPK paruh waktu seharusnya berlaku mulai Oktober 2025. Namun hingga awal November, TMT tersebut belum juga ditetapkan.

‎“Ini yang sedang kami konsultasikan ke BKN. Ada kemungkinan PPPK paruh waktu mulai dikontrak per Januari tahun depan,” jelasnya.

  • Related Posts

    Dalih Pemeriksaan BPK, Penertiban Reklame Bodong di Mataram Belum Bergerak

    Mataram(KabarBerita) – Upaya penertiban reklame bodong di Kota Mataram belum bisa bergerak dalam waktu dekat. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram mengungkapkan, penundaan tersebut berkaitan dengan kesibukan…

    Cadangan Beras Kebencanaan Mataram Habis, Anggaran 2026 Turun Drastis

    Mataram(KabarBerita) – Cadangan pangan berupa beras yang disiapkan untuk penanganan kebencanaan di Kota Mataram kini telah habis. Kondisi ini terjadi di tengah merosot tajamnya alokasi anggaran cadangan pangan daerah pada…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Direksi Baru PT GNE, Dewan NTB Dorong Ekspansi Bisnis, MBG dan Kopdes Potensial Dijajaki

    Direksi Baru PT GNE, Dewan NTB Dorong Ekspansi Bisnis, MBG dan Kopdes Potensial Dijajaki

    Direksi Baru PT. GNE Resmi Ditetapkan, Kerja Agresif Jadi Fokus Utama

    Direksi Baru PT. GNE Resmi Ditetapkan, Kerja Agresif Jadi Fokus Utama

    Kemenko PM Mendorong Transformasi Industri Bambu Selaawi sebagai Penggerak Ekonomi Perdesaan

    Kemenko PM Mendorong Transformasi Industri Bambu Selaawi sebagai Penggerak Ekonomi Perdesaan

    Dalih Pemeriksaan BPK, Penertiban Reklame Bodong di Mataram Belum Bergerak

    Dalih Pemeriksaan BPK, Penertiban Reklame Bodong di Mataram Belum Bergerak

    BRIDA NTB Bersama PLN dan BRIN Akselerasi Pengembangan Riset PLTAL Selat Alas

    BRIDA NTB Bersama PLN dan BRIN Akselerasi Pengembangan Riset PLTAL Selat Alas

    Cadangan Beras Kebencanaan Mataram Habis, Anggaran 2026 Turun Drastis

    Cadangan Beras Kebencanaan Mataram Habis, Anggaran 2026 Turun Drastis