Mataram Bidik Identitas Batik, Kampung Batik Disiapkan di Setiap Kecamatan

‎Mataram(KabarBerita)— Kota Mataram bersiap menegaskan jati dirinya melalui batik. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Mataram menargetkan pembentukan Kampung Batik di seluruh kecamatan pada 2026 sebagai langkah strategis membangun ekosistem kerajinan yang tumbuh dan berakar dari wilayahnya sendiri.

‎Rencana tersebut mencakup pembentukan enam kampung batik yang tersebar di enam kecamatan. Melalui program ini, Dekranasda ingin memastikan bahwa Batik Mataram tidak hanya hadir sebagai produk, tetapi juga sebagai identitas budaya yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

‎Pengembangan Batik Mataram dirancang dengan pendekatan khas, yakni memadukan pakem motif Sasak dengan sentuhan identitas kota. ” Motif sangkareang dan beragam motif lokal Mataram diproyeksikan menjadi ciri pembeda yang memperkuat karakter batik, tanpa meninggalkan akar budaya yang telah mengakar di Pulau Lombok,” Ujar Ketua Dekranasda Kota Mataram ND Kinnastri Mohan Roliskana.

‎Langkah ini bukan sekadar rencana jangka panjang. Sejumlah wilayah seperti Selaparang, Mataram, hingga Pagesangan telah mulai menerapkan konsep kampung batik. “Ke depan, setiap kecamatan ditargetkan memiliki 10 hingga 20 pengrajin produktif yang difasilitasi ruang kerja tertutup di lingkungan kantor camat setempat,” Ucapnya.

‎Meski demikian, tantangan masih membayangi pengembangan batik lokal. Saat ini, sebagian besar proses produksi Batik Mataram masih dilakukan di luar daerah, terutama di Pulau Jawa, akibat keterbatasan alat dan bahan produksi yang belum sepenuhnya tersedia di Kota Mataram. Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah yang terus diupayakan solusinya secara bertahap.

‎Di tengah keterbatasan tersebut, kualitas Batik Mataram justru dinilai tidak kalah dengan batik tulis premium. Warna yang tajam, tidak mudah luntur, dan daya tahan yang baik membuat batik ini dibanderol pada kisaran Rp250 ribu hingga Rp300 ribu per potong. Meski harga tersebut masih tergolong tinggi untuk produksi massal, kualitas menjadi nilai utama yang terus dipertahankan.

‎Ke depan, Dekranasda Kota Mataram, ungkap Kinnastri akan membuka ruang kreativitas yang lebih luas melalui rencana lomba desain batik. “Kebebasan berinovasi tetap diberikan, namun satu prinsip tetap dijaga: identitas Batik Mataram harus hadir kuat, mulai dari motif, proses produksi, hingga branding yang sepenuhnya tumbuh dan dikerjakan di Kota Mataram,” Pungkasnya.

  • Related Posts

    Gufron Semprot PUPR Mataram Soal Reklame Bodong, Sebut Bocorkan PAD dan Rusak Wajah Kota

    Mataram(KabarBerita) – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram, Ahmad Azhari Gufron, melontarkan kritik tajam kepada Pemerintah Kota Mataram, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), yang dinilai terkesan…

    Zia Urrahman Apresiasi Penurunan Stunting di Mataram, Usulkan Mobil Pelayanan untuk Dinas Kesehatan

    Mataram(KabarBerita) – Kinerja Dinas Kesehatan Kota Mataram dalam menurunkan angka stunting mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Keberhasilan menekan prevalensi stunting hingga 5,53 persen dari sebelumnya 7,78 persen dinilai sebagai capaian…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Gufron Semprot PUPR Mataram Soal Reklame Bodong, Sebut Bocorkan PAD dan Rusak Wajah Kota

    Gufron Semprot PUPR Mataram Soal Reklame Bodong, Sebut Bocorkan PAD dan Rusak Wajah Kota

    Zia Urrahman Apresiasi Penurunan Stunting di Mataram, Usulkan Mobil Pelayanan untuk Dinas Kesehatan

    Zia Urrahman Apresiasi Penurunan Stunting di Mataram, Usulkan Mobil Pelayanan untuk Dinas Kesehatan

    Wali Kota Mohan Ingatkan Petugas Haji ASN Jangan Lalai Jalankan Amanah

    Wali Kota Mohan Ingatkan Petugas Haji ASN Jangan Lalai Jalankan Amanah

    Inovasi Daerah, Merubah Emisi Jadi Karbon Bernilai Ekonomi

    Inovasi Daerah, Merubah Emisi Jadi Karbon Bernilai Ekonomi

    Wamenaker: Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah, Tapi juga Kompetensi

    Wamenaker: Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah, Tapi juga Kompetensi

    Pansus DPRD Mataram Dorong Digitalisasi PAD dan Penguatan Ekonomi Produktif

    Pansus DPRD Mataram Dorong Digitalisasi PAD dan Penguatan Ekonomi Produktif