
XMATARAM (KabarBerita) – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI
Basuki Widodo gelar Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) di Kota Mataram Provinsi NTB.
JNBA merupakan program roadshow edukatif dari anti risuah guna menyebarkan nilai-nilai antikorupsi hingga ke tingkat daerah dan pedesaan. Program ini hadir untuk membangun integritas publik dan kesadaran bahaya praktik korupsi skala kecil (petty corruption).
Basuki Widodo dalam penyampaiannya kepada Media mengatakan bahwa kunjungan KPK ke NTB guna memberikan edukasi sekaligus memberikan tips tindak pencegahan korupsi yaitu dengan mengedepankan asas kejujuran, berintegritas, adil dan bekerja keras.
“Kami Dari KPK datang kesini dalam rangka jelajah negeri bangun anti korupsi artinya melaui jalur pendidikan, jalur pencegahan KPK ingin mengajak semua masyarakat untuk melakukan tindakan-tindakan yang anti korupsi,” ujar Basuki di halaman Pendopo Walikota Mataram, Jumat (12/6/2026).
JNBA dilaksanakan guna membentuk karakter serta ideolgi yang berprinsip pada asas integritas, akuntabilitas dan transparan dalam mengerjakan setiap kewajiban dan tugas yang diemban, baik dari sisi Pemerintahan dan kegiatan lainnya.
“Kita membentuk khususnya Kota Mataran dan NTB pada umumnya terbebas dari tindak pindana korupsi,” terangnya.
Ia menyebut kolaborasi dalam mencegah tindak pidana korupsi sangat diperlukan, karena korupsi merupakan musuh yang harus diberantas bersama, dan tidak bisa hanya dillakukan secara perseorangan atau lembaga tertentu saja.
“Tentunya baik aparat maupun masyarakat bekerjasama, untuk menghilangkan sifat-sifat anti korupsi, saling mendukung, saling mengingatkan,” katanya.
Basuki menambahkan jika berbagai upaya dilakukan untuk mencegah tindak korupsi, baik yang sifatnya formal maupun non formal, dengan mengoptimalkan fungsi dan peran masing-masing sesuai dengan kapasitas.
“Kemudian juga peringatan itu bisa dengan adanya pertemuan atau videotron, dan juga acara tertentu yang sifatnya edukasi anti korupsi,” jelasnya.
Ia juga menegaskan ajaran agama manapun di negeri ini, sangat melarang perbuatan korupsi karena merugikan semua orang, baik masyarakat maupun negara.
“Perbuatan korupsi itu dimana-mana dan di Agama manapun, didaerah manapun Insya Allah pasti dilarang,” imbuhnya.
Supaya lebih menceminkan keadilan terutama untuk masyarakat dimanapun
KPK bersama masyarakat dalam hal ini bersama kota Mataram dan sekitarnya menggalakan anti korupsi. Guna membudidayakan hidup jujur, bersih dari semua tindakan yang merugikan semua orang.
“Tentunya dengan dukungan kita semua dan terutama rekan media,” harapnya.
Sementara itu Walikota Mataram H. Mohan Roliskana menyampaikan atas nama pemerintah sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas diadakannya JNBA diwilayahnya, dengan digalakaan acara tersebut memberikan kesadaran bagi jajarannya untuk berpegang teguh pada prinsip integritas, akuntabiltas dan transparansi.
“Kami dari Pemerintah kota Mataram bersama seluruh jajarannya mengapresiasi dan berterimakasih, Ini menjadi suatu komitmen bagi kami dan Ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk memberikan yang terbaik untuk daerah, bangsa dan negara kita,” pungkasnya. (Wira/red).





