Dislutkan NTB Jamin Stok Ikan Aman di Tengah bencana Hidrometeorologi dan Cuaca Ekstrem

MATARAM (KabarBerita)-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) memastikan stok ikan untuk Januari 2026 aman. Terlebih kondisi tengah bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem yang melanda sebagai besar wilayah Bumi Gora.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi NTB Muslim, menjamin ketersediaan stok ikan untuk kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah NTB saat ini masih dalam kondisi baik-baik saja dan bisa terpenuhi hingga akhir Januari 2026.

Ia menyebutkan, tercatat hingga Januari 2026, stok ikan yang tersedia di NTB mencapai ratusan ton hasil serapan produksi akhir tahun sebelumnya. Data DKP menunjukkan cadangan ikan per 31 Desember 2025 yang digunakan untuk kebutuhan bulan ini berjumlah sekitar 335 ton. “Kalau kita kaitkan dengan kebutuhan saat ini, insyaallah masih terasa cukup,” ujarnya pada Selasa (27/01/2026) di kantornya.

Muslim juga mengungkapkan strategi utama pemerintah adalah memaksimalkan penyimpanan komoditas di gudang beku atau cold storage saat produksi sedang melimpah merupakan solusi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat NTB pada saat cuaca kurang bersahabat.

“Itulah yang membuat kita bisa menyimpan cadangan pangan, khususnya komoditas ikan, pada saat lagi blooming produksi,” terangnya.

Siapkan Akses Permodalan Lewat Bank NTB Syai’ah

Ia juga menjelaskan bahwa ada langkah alternatif yang disiapkan Selain mengandalkan ikan laut, yaitu Pemprov NTB juga mengintensifkan sektor budidaya air tawar sebagai penyangga stok pangan lokal. Dengan Fokus pengembangan diarahkan pada komoditas patin dan lele untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diprediksi naik tiga kali lipat. Dengan modal para pembudidaya ikan air tawar bisa diajukan langsung ke Bank NTB Syari’ah.

“Jika sekiranya para kelompok masyarakat kita butuh modal, mereka bisa pinjam ke Bank NTB, nanti pemerintah provinsi akan membantu subsidi bunganya,” jelasnya.

Muslim juga menyinggung langkah Pemprov NTB guna menyiapkan strategi mitigasi permanen guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem berupa angin kencang yang rutin melanda wilayah pesisir Tiap tahunnya. Strategi ini diambil guna memastikan stabilitas pasokan pangan masyarakat berupa kebutuhan ikan air laut, di tengah keterbatasan aktivitas nelayan akibat gelombang tinggi.

Muslim menambahkan pentingnya pola penanganan jangka panjang agar kerusakan infrastruktur pesisir tidak terus berulang.

“Saya sepakat dengan rencana Pak Gubernur bahwa perlu ada pola mitigasi yang lebih permanen. Apa aspek jangka pendeknya, jangka menengahnya, dan jangka panjangnya,” ujarnya.

Lebih jauh Muslim mengatakan Kondisi pesisir saat ini cukup memprihatinkan, terutama di wilayah Pondok Perasi dan Kampung Bugis yang mengalami kerusakan jalan akibat terjangan ombak.
Ia juga menjelaskan pihaknya telah menuntaskan perizinan tata ruang laut hingga dokumen Amdal untuk pembangunan pemecah gelombang (breakwater).

“Tinggal bangun saja, izin sudah lengkap sebenarnya. Itu oleh BWS (Balai Wilayah Sungai) kan,”pungkasnya. (Wira/red).

  • Related Posts

    Ketua PMI Lobar, Haris Karnain Bantah Soal Dugaan Korupsi Rp 150 Juta Pasca Dipanggil Kejari Mataram

    MATARAM (KabarBerita) – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Haris Karnain berikan penjelasan terkait pemanggilan dirinya oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram beberapa waktu lalu. ” Jadi hal…

    Ketua PWNU NTB Prof Masnun Sebut ISNU Rumah Bersama

    “ISNU ini rumah bersama. Ada dokter, akademisi, birokrat, dan berbagai profesi lainnya. Ini menunjukkan bahwa NU di NTB memiliki SDM yang sangat kuat dan luar biasa,” ujarnya.   Mataram (KabarBerita)…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Wagub NTB Tegaskan Kekuatan Bali–Nusra di Forum MPU 2026 

    Wagub NTB Tegaskan Kekuatan Bali–Nusra di Forum MPU 2026 

    Ketua PMI Lobar, Haris Karnain Bantah Soal Dugaan Korupsi Rp 150 Juta Pasca Dipanggil Kejari Mataram

    Ketua PMI Lobar, Haris Karnain Bantah Soal Dugaan Korupsi Rp 150 Juta Pasca Dipanggil Kejari Mataram

    Putra Asli Lombok Tengah Sabolah Ditunjuk InJourny Jadi Komisaris MGPA

    Putra Asli Lombok Tengah Sabolah Ditunjuk InJourny Jadi Komisaris MGPA

    Ketua PWNU NTB Prof Masnun Sebut ISNU Rumah Bersama

    Ketua PWNU NTB Prof Masnun Sebut ISNU Rumah Bersama

    ISNU NTB Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Program Pemerintah Daerah

    ISNU NTB Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Program Pemerintah Daerah

    Kadishub NTB Tegur Perusahaan Oknum ABK Nakal Terkait Dugaan Kasus Sewa Kasur di Kapal

    Kadishub NTB Tegur Perusahaan Oknum ABK Nakal Terkait Dugaan Kasus Sewa Kasur di Kapal