PMI NTB Diduga Jadi Korban TPPO di Libya, Apjati NTB Angkat Bicara

Mataram, (KabarBerita) – Sebuah video lima perempuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) beredar luas dan viral di media sosial. Dalam vidio itu, lima PMI memohon bantuan pemerintah Indonesia agar bisa segera dipulangkan ke Tanah Air. Tiga diantaranya berasal dari Nusa Tenggara Barat.

Terlihat dalam vidio itu para PMI menyampaikan kekhawatiran mereka karena telah menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) setelah diberangkatkan dan bekerja ke Turki, namun justru dikirim ke Libya. Mereka berharap mendapat bantuan pemerintah untuk segera dipulangkan ke Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Ketua APJATI NTB,H. Edy Sopyan menyampaikan rasa prihatin terhadap kondisi yang di alami oleh lima Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tiga diantaranya berasal dari NTB. Saat ini mereka berada di Libya yang dan diduga jadi korban Tindak Pidana Perdangan Orang (TPPO).

“Kita sangat merasa prihatin dengan kondisi mereka yang diduga menjadi korban TPPO di Libya. Yang awalnya dijanjikan untuk bekerja di turki, Namun di bawa ke Libya “, ujarnya saat di konfirmasi oleh media ini.

Lebih lanjut H. Edy menjelaskan bahwa kasus serupa kerap diremui dan sering terjadi karena mereka berangkat melalui jalur ilegal.

“Untuk mengantisipasi hal seperti ini, kita meminta kepada calon PMI, kalau mau berangkat ke luar negeri harus berangkat secara resmi melalui P3MI, jangan lewatkan jalur ilegal. Sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi”, ungkapnya Komisaris Utama PT. Cipta Rezeki Utama itu.

Selain itu, Ia meminta kepada pemerintah agar hadir untuk melindungi mereka. Dan khusunya untuk Aparat Penegak Hukum agar menangkap Calo yang memberangkatkan mereka.

“Pemerintah harus hadir untuk melindungi mereka. Dan Calo yang memberangkatkan mereka itu harus di tangkap”, tutupnya. (Red)

Related Posts

Dibawah Kepemimpinan Lalu Iqbal, Tiga Kementetian Apresiasi Capaian Kinerja Pemprov NTB

Mataram, (KabarBerita) – Pemerintah Pusat melalui tiga kementerian mengapresiasi berbagai capaian Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, dalam pembangunan dan perbaikan tata kelola pemerintahan daerah. Ketiga kementerian tersebut masing masing Kementerian Dalam…

Rakerda PWI Lombok Tengah Jadi Ajang Konsolidasi

LOMBOK TENGAH (KabarBerita)-Rapat Kerja Daerah (Rakerda) perdana, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lombok Tengah direncanakan akan berlangsung selama dua hari mulai 24-25 April 2026 mendatang. Kegiatan yang dirangkai dengan Focus Group…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Dibawah Kepemimpinan Lalu Iqbal, Tiga Kementetian Apresiasi Capaian Kinerja Pemprov NTB

Dibawah Kepemimpinan Lalu Iqbal, Tiga Kementetian Apresiasi Capaian Kinerja Pemprov NTB

Pakar Hukum Unram Prof Amir Nilai 15 Anggota DPRD NTB Tak Dapat Dipidana

Pakar Hukum Unram Prof Amir Nilai 15 Anggota DPRD NTB Tak Dapat Dipidana

Pelayanan Publik Tetap Jalan, Pemkot Mataram Batasi WFH ASN Hanya 30 Persen

Pelayanan Publik Tetap Jalan, Pemkot Mataram Batasi WFH ASN Hanya 30 Persen

Muscab PKB Sumbawa, Muhibban Tekankan Penguatan Struktur dan Penegasan Garis Perjuangan

Muscab PKB Sumbawa, Muhibban Tekankan Penguatan Struktur dan Penegasan Garis Perjuangan

Dishub Mataram Siapkan Tarif Baru Parkir di RTH

Dishub Mataram Siapkan Tarif Baru Parkir di RTH

Rakerda PWI Lombok Tengah Jadi Ajang Konsolidasi

Rakerda PWI Lombok Tengah Jadi Ajang Konsolidasi