
Mataram(KabarBerita)— Raut wajah bahagia tampak dari ratusan perantau asal Pulau Sumbawa yang berkumpul di halaman Kantor Wali Kota Mataram, Senin (16/3/2026). Sebanyak 250 orang diberangkatkan pulang ke kampung halaman melalui program Mudik Gratis yang digelar Pemerintah Kota Mataram menjelang Idulfitri 1447 H.
Para pemudik yang menuju Sumbawa, Dompu, dan Bima itu dilepas langsung oleh Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana. Program bertajuk “Mudik Seru dengan HARUM” ini turut disaksikan jajaran Forkopimda Kota Mataram, Direktur Bank NTB Syariah, serta perwakilan Damri dan Jasa Raharja.
Dalam sambutannya, Mohan mengatakan mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga momen untuk melepas rindu dan mempererat silaturahmi dengan keluarga. Terlebih, perjalanan pulang itu berlangsung di bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri yang penuh makna kebersamaan.
Ia menjelaskan, program mudik gratis ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Jika pada tahun sebelumnya masih bersifat percontohan dengan empat armada bus, tahun ini jumlah armada ditambah menjadi enam unit agar lebih banyak perantau yang dapat difasilitasi pulang kampung.
“Alhamdulillah tahun ini armada bisa ditambah. Kami berharap program ini semakin membantu masyarakat yang ingin pulang bertemu keluarga,” ujarnya.
Selain penambahan armada, Pemkot Mataram juga memperhatikan aspek keselamatan perjalanan. Seluruh peserta mudik tahun ini telah mendapatkan perlindungan asuransi sehingga perjalanan mereka diharapkan lebih aman dan nyaman.
Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada para perantau yang selama ini tinggal, belajar, dan bekerja di Kota Mataram. Ia berharap setelah kembali dari kampung halaman, mereka tetap menjadi bagian dari masyarakat yang ikut menjaga dan merawat Kota Mataram.
Salah seorang peserta mudik, Putri, perantau asal Kabupaten Dompu, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Di tengah mahalnya harga tiket menjelang Lebaran, mudik gratis menjadi jalan bagi dirinya untuk bisa kembali berkumpul dengan keluarga.
Ia bahkan mengaku sudah dua kali mengikuti program ini. Menurutnya, pelayanan tahun ini terasa lebih baik karena selain transportasi gratis, para pemudik juga mendapatkan perlindungan asuransi serta fasilitas menu berbuka puasa selama perjalanan.
“Alhamdulillah pelayanannya lebih baik. Kami tidak hanya difasilitasi kendaraan, tapi juga dapat asuransi dan menu berbuka puasa. Jadi perjalanan terasa lebih nyaman,” katanya.








