Mohan Beri Sinyal Efisiensi Belanja Tak Akan Pangkas Pegawai

Mataram(KabarBerita)— Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, memberi sinyal kuat bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang akan dilakukan Pemerintah Kota Mataram tidak akan menyasar pemangkasan pegawai. Sikap tersebut ditegaskan saat ia membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MPBM) di Aula Lantai III Kantor Wali Kota Mataram, Selasa (31/3/2026).

‎Dalam sambutannya, Mohan menekankan bahwa penyesuaian anggaran tetap menjadi keharusan di tengah tuntutan efisiensi belanja daerah. Namun, langkah tersebut akan difokuskan pada rekonstruksi pola belanja agar lebih tepat sasaran, bukan dengan mengurangi jumlah aparatur.

‎“Penyesuaian-penyesuaian harus kita lakukan. Saya sudah sampaikan kepada Pak Sekda agar kita merekonstruksi kembali belanja-belanja kita supaya lebih menyesuaikan dengan kebutuhan efisiensi,” ujarnya.

‎Di sisi lain, ia secara khusus menyoroti keberadaan ASN berstatus PPPK paruh waktu yang dinilai memiliki kontribusi penting dalam mendukung jalannya birokrasi. Menurutnya, para PPPK paruh waktu merupakan bagian dari komponen pemerintahan yang tidak terpisahkan.

‎“Pada saat yang sama kita juga harus mengelola para ASN PPPK paruh waktu. Saya beranggapan mereka bagian dari komponen birokrasi yang memberikan suport signifikan terhadap berjalannya mekanisme pemerintahan,” katanya.

‎Mohan menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk tetap menjaga keberlangsungan para pegawai tersebut. Apalagi, mereka telah melalui proses pengabdian hingga akhirnya diangkat sebagai PPPK paruh waktu.

‎“Mereka selama ini sudah mengabdi dan sekarang diangkat menjadi PPPK paruh waktu. Tentu ada kewajiban kita, ada tanggung jawab kita agar mereka tetap menjadi bagian dari keluarga besar birokrasi di Kota Mataram,” tegasnya.

‎Meski demikian, ia mengakui bahwa hingga tahun 2027, penyesuaian tetap harus dilakukan, baik dari sisi anggaran belanja maupun operasional. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak, termasuk eksekutif dan legislatif, untuk bersama-sama menjaga keseimbangan kebijakan tersebut.

‎“Saya tidak bicara opsi untuk merumahkan mereka. Yang kita pikirkan adalah bagaimana kita mengupayakan agar ribuan PPPK paruh waktu ini tetap menjadi bagian dari birokrasi di Pemkot Mataram,” imbuhnya.

‎Ia pun meminta Sekretaris Daerah untuk melakukan perhitungan secara matang terhadap skema anggaran yang ada, agar kebijakan efisiensi tetap berjalan tanpa harus mengorbankan keberadaan pegawai.

‎Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Mataram diharapkan mampu menjaga stabilitas birokrasi sekaligus memastikan pelayanan publik tetap optimal di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

  • Related Posts

    Khawatir Kebocoran Data, Aktivasi IKD di Mataram Terkendala Kepercayaan Publik

    Mataram(KabarBerita)– Kekhawatiran masyarakat terhadap kejahatan siber masih menjadi hambatan utama dalam percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Mataram. Meski pemerintah terus mengembangkan sistem keamanan, keraguan warga terhadap potensi…

    Sari Yuliati Salurkan 10 Ribu Lebih Beasiswa PIP di Lombok, Wujud Nyata Dukungan Pendidikan

    ‎Mataram(KabarBerita)– Komitmen mendorong kemajuan pendidikan di Nusa Tenggara Barat kembali ditunjukkan Wakil Ketua DPR RI, Hj. Sari Yuliati. Politisi Partai Golkar ini kembali menyalurkan bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP)…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Legislator Senayan Lalu Ari Kembali Salurkan 150 Ribu Beasiswa PIP di Lombok

    Legislator Senayan Lalu Ari Kembali Salurkan 150 Ribu Beasiswa PIP di Lombok

    Sebanyak 2.722 CJH NTB Sudah Diterbangkan Menuju Tanah Suci

    Sebanyak 2.722 CJH NTB Sudah Diterbangkan Menuju Tanah Suci

    Megawati Lestari Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri Ikuti Jejak Raden Ajeng Kartini

    Megawati Lestari Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri Ikuti Jejak Raden Ajeng Kartini

    Disorot Survei Pilkada, Didi Sumardi Pilih Fokus Kinerja: “Terlalu Dini Bicara Suksesi”

    Disorot Survei Pilkada, Didi Sumardi Pilih Fokus Kinerja: “Terlalu Dini Bicara Suksesi”

    Kepala Desa Se-Lotim Sambut Baik Program Desa Berdaya dan Siap Bersinergi dengan Pemprov NTB

    Kepala Desa Se-Lotim Sambut Baik Program Desa Berdaya dan Siap Bersinergi dengan Pemprov NTB

    Khawatir Kebocoran Data, Aktivasi IKD di Mataram Terkendala Kepercayaan Publik

    Khawatir Kebocoran Data, Aktivasi IKD di Mataram Terkendala Kepercayaan Publik