Pegawai Dishub Mataram Ditangkap Terkait Narkoba, Zulkarwin : Tidak Ada Toleransi

Mataram(KabarBerita)– Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram, Zulkarwin, angkat bicara terkait penangkapan salah satu pegawainya oleh aparat kepolisian dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

‎Zulkarwin menegaskan, pihaknya menghormati sepenuhnya proses hukum yang tengah berjalan dan menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada aparat berwenang tanpa intervensi.

‎“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Biarkan dia bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri. Kami tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apa pun,” tegasnya saat dikonfirmasi.

‎Ia mengaku prihatin atas kejadian tersebut, namun menegaskan bahwa pelanggaran hukum, khususnya yang berkaitan dengan narkoba, tidak dapat ditoleransi di lingkungan pemerintah.

‎“Ini juga jadi pelajaran bagi yang lain. Jangan coba-coba berurusan dengan narkoba. Saya, Pak Sekda maupun Pak Wali, tidak ada kompromi kalau berkaitan dengan narkoba,” ujarnya.

‎Menurutnya, penyalahgunaan narkoba memiliki risiko besar, baik dari sisi hukum maupun keselamatan jiwa. Terlebih bagi aparatur pemerintah, konsekuensi yang dihadapi tidak hanya pidana, tetapi juga sanksi administratif hingga pemecatan.

‎“Kalau ketahuan aparat menggunakan narkoba, dia akan ditangkap. Bahkan bisa berdampak fatal. Kalau ketahuan di kantor, kami akan langsung proses pemecatan. Tidak ada toleransi untuk narkoba,” tegasnya lagi.

‎Zulkarwin juga meluruskan informasi yang beredar terkait waktu penangkapan. Ia memastikan bahwa pegawai yang bersangkutan tidak sedang menjalankan tugas saat diamankan polisi.

‎“Dia tidak sedang bertugas, sedang off,” jelasnya.

‎Ke depan, Dishub Kota Mataram berencana memperketat pengawasan dan pembinaan internal guna mencegah kejadian serupa terulang. Koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram juga akan dilakukan sebagai langkah pencegahan.

‎“Nanti kami akan koordinasi dengan BNN untuk upaya pencegahan. Untuk tes urine, kami akan minta petunjuk pimpinan terlebih dahulu,” katanya.

‎Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, pegawai Dishub berinisial F alias Frans ditangkap aparat kepolisian terkait dugaan peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Lingkungan Kamasan, Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

‎F diamankan bersama empat orang lainnya. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa sabu. Saat ini, kelima orang tersebut telah diamankan di Polresta Mataram untuk proses hukum lebih lanjut.

  • Related Posts

    Disdag Klaim Stok LPG 3 Kg Aman, Pedagang di Mataram Keluhkan Sulit Mendapat Pasokan

    Mataram(KabarBerita) – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram memastikan ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi ukuran 3 kilogram atau gas melon di wilayah Kota Mataram masih dalam kondisi aman dan mencukupi…

    Enam Terdakwa Kasus Korupsi Chromebook di Lotim Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara

    MATARAM (KabarBerita)-Sidang tuntutan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Lombok Timur mulai bergulir di Pengadilan Tipikor Mataram, Senin (20/4/2026) kemarin. Enam terdakwa dalam perkara ini dituntut dengan hukuman bervariasi oleh…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Disdag Klaim Stok LPG 3 Kg Aman, Pedagang di Mataram Keluhkan Sulit Mendapat Pasokan

    Disdag Klaim Stok LPG 3 Kg Aman, Pedagang di Mataram Keluhkan Sulit Mendapat Pasokan

    Tiga Hari Terombang-ambing, Dua Wisatawan Lobar Ditemukan Selamat di Pesisir di Perairan Utara Gili Air

    Tiga Hari Terombang-ambing, Dua Wisatawan Lobar Ditemukan Selamat di Pesisir di Perairan Utara Gili Air

    Enam Terdakwa Kasus Korupsi Chromebook di Lotim Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara

    Enam Terdakwa Kasus Korupsi Chromebook di Lotim Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara

    PWI NTB Gelar Do’a Bersama Kenang Almarhum Zulmansyah Sekedang

    PWI NTB Gelar Do’a Bersama Kenang Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Abdul Hadi Tegaskan Jalan Penghubung Tempos dan Banyu Urip diperbaiki Total, Bukan Tambal Sulam

    Abdul Hadi Tegaskan Jalan Penghubung Tempos dan Banyu Urip diperbaiki Total, Bukan Tambal Sulam

    5.798 CJH NTB Siap Diberangkat Ke Tanah Suci, Jamaah Asal Lotim Jadi Keloter Perdana

    5.798 CJH NTB Siap Diberangkat Ke Tanah Suci, Jamaah Asal Lotim Jadi Keloter Perdana