
MATARAM (KabarBerita)-InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) atau PT Pengembangan Pariwisata Indonesia resmi mengumumkan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT MGPA Nusantara Jaya (MGPA).
Perubahan ini dilakukan sebagai langkah strategis perusahaan untuk memperkuat tata kelola operasional dan pengembangan bisnis di kawasan The Mandalika.
VP Corporate Secretary ITDC, I Gusti Ngurah Agung Dwipramana, menyatakan, perubahan jajaran pengurus ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi operasional Mandalika International Circuit (Sirkuit Mandalika) serta memperkokoh ekosistem sport tourism
di kawasan The Mandalika sebagai unggulan di Indonesia.
“Perubahan susunan pengurus merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat organisasi, pengelolaan operasional, dan pengembangan bisnis MGPA ke depan,”Agung dalam keterangan resminya kepada KabarBerita.
Dalam susunan perubahan struktur baru tersebut, RM. Gusthilantika Marrel Suryokusumo dipercaya mengemban amanah sebagai Komisaris Utama didampingi oleh Quinta Komara sebagai Komisaris dan Sabolah sebagai Komisaris yang merupakan putra daerah NTB.
Sementara itu, di jajaran Direksi, posisi Direktur Utama kini diemban oleh Ananda Mikola Soeprapto yang akrab dikenal Ananda Mikola pembalap nasional yang memiliki latar belakang kuat di dunia otomotif nasional. Ia didampingi oleh Donny Mahardjono sebagai Direktur Operasional dan Aletta Marjorie Senduk sebagai Direktur Komersial.
ITDC memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Wenda R Nabiel yang sebelumnya menjabat sebagai komisaris serta kepada Priandhi Satria yang belumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT MGPA Nusantara Jaya, atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mendukung perjalanan dan kemajuan MGPA.
Pihak ITDC juga menyampaikan selamat bertugas kepada jajaran Dewan Komisaris dan Direksi MGPA yang baru. ITDC optimis dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, diharapkan MGPA dapat terus memperkuat kinerja perusahaan serta mendukung pengembangan The Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia. (Sal/red)







