
“Kader-kader sarjana kami, profesor-profesor kami, dari semua kampus ada di ISNU. Itu kami himpun untuk berbuat bagi agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Mataram (KabarBerita) — Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) NTB menegaskan komitmennya untuk mendukung program-program pemerintah daerah demi kemajuan pembangunan di Nusa Tenggara Barat.
Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk pengabdian kaum intelektual Nahdliyin terhadap agama, bangsa, dan negara.
Ketua PW ISNU NTB, H. Zamroni Aziz menegaskan bahwa organisasi yang menghimpun kalangan akademisi, sarjana, profesor, birokrat, politisi hingga pengusaha itu siap memberikan kontribusi nyata melalui pemikiran dan keahlian yang dimiliki.
“Kader-kader sarjana kami, profesor-profesor kami, dari semua kampus ada di ISNU. Itu kami himpun untuk berbuat bagi agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Zamroni menilai peran organisasi tidak hanya terbatas pada urusan keagamaan, tetapi juga harus hadir dalam menjawab persoalan sosial dan pembangunan daerah. Karena itu, ISNU NTB pungkasnya siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung kemajuan daerah.
Menurut Kanwil Kemenag NTB ini sumber daya manusia yang dimiliki ISNU sangat lengkap dan berasal dari berbagai disiplin ilmu. Hal itu menjadi modal besar untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan NTB ke depan.
“Di Dewan Pakar ISNU ada berbagai latar belakang keilmuan, mulai dari politisi, akademisi, pengusaha hingga birokrasi. Lengkap hari ini. Karena itu ISNU harus mendukung pemerintah,” katanya.

ISNU juga menyatakan kesiapan untuk mendukung kepemimpinan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda) dalam menjalankan program pembangunan daerah selama masa kepemimpinan mereka.
“Kami siap mendukung program Iqbal-Dinda selama masa kepemimpinan. Apapun yang bisa kami lakukan, ISNU siap bekerja sama untuk kemajuan NTB dan Indonesia,” tegasnya.
Terkait ketidakhadiran Gubernur Lalu Iqbal maupun Wakil Gubernur Umi Dinda dalam kegiatan ISNU, pihaknya memilih berpikir positif dan menilai hal tersebut kemungkinan karena adanya agenda lain yang telah dijadwalkan sebelumnya.
“Yang jelas, ISNU akan tetap mendukung pemerintahan daerah hari ini demi kemajuan Nusa Tenggara Barat,” pungkasnya. (*)





