Pemkot Minta Pengelola Mataram Mall Bungkam, Pembahasan Royalti Masih Buntu

Mataram(KabarBerita) – Pemerintah Kota Mataram bersama tim hukum yang menangani persoalan pengelolaan Mataram Mall menggelar pertemuan tertutup dengan pihak pengelola, PT Pacific Cilinaya Fantasy (PCF), Rabu (14/5). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram itu membahas tunggakan royalti yang hingga kini belum menemui titik temu.

Pantauan di lokasi, rapat dipimpin langsung Sekda Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, dan dimulai sekitar pukul 10.30 Wita. Pihak PT PCF hadir didampingi kuasa hukumnya, Bambang Widjojanto. Di tengah jalannya pembahasan, rapat sempat diskors. Saat jeda berlangsung, Sekda Kota Mataram terlihat menggelar pertemuan tertutup di ruang kerjanya bersama tim hukum, sebelum akhirnya rapat dengan pihak pengelola kembali dilanjutkan hingga berakhir sekitar pukul 14.30 Wita.

Namun usai rapat, tidak satu pun pihak pengelola memberikan penjelasan kepada awak media. Kuasa hukum PT PCF, Bambang Widjojanto, menyebut seluruh informasi hasil pertemuan telah disepakati disampaikan satu pintu melalui Pemerintah Kota Mataram.

“Sudah disepakati informasi akan disampaikan Pak Ramadhani. Jadi tanya sama beliau saja,” ujar mantan Wakil Ketua KPK periode 2011–2015 itu sambil meninggalkan Kantor Wali Kota Mataram.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram, M. Ramadhani, membenarkan bahwa dalam pertemuan tersebut kedua pihak masih membahas perbedaan perhitungan royalti yang belum dibayarkan pengelola Mataram Mall.

Menurutnya, perbedaan muncul karena masing-masing pihak menggunakan sumber data berbeda dalam menghitung nilai royalti.

“Kita fokus pada pembahasan royalti. Masih ada perbedaan perhitungan, sehingga dalam pertemuan tadi baru sampai tahap tukar-menukar data dan belum ada kesepakatan,” jelas Ramadhani.

Ia menerangkan, salah satu poin yang dipersoalkan pihak pengelola adalah penunjukan tim appraisal oleh Pemkot Mataram yang dinilai dilakukan secara sepihak. Padahal, menurut pihak pengelola, penunjukan appraisal seharusnya dilakukan bersama sesuai kesepakatan awal.

“Adanya perbedaan perhitungan itu karena kami dianggap menunjuk tim appraisal secara sepihak. Sementara mereka mengaku memiliki data sendiri. Padahal menurut tim appraisal kami, data yang digunakan juga bersumber dari mereka,” katanya.

Ramadhani menambahkan, kemungkinan PT PCF menunjuk tim appraisal sendiri tetap terbuka. Namun hal itu dinilai sulit terealisasi karena masa kontrak pengelolaan Mataram Mall tinggal menyisakan sekitar satu bulan.

“Tidak menutup kemungkinan mereka menunjuk appraisal sendiri. Tapi kalau melihat sisa waktu kontrak yang tinggal sekitar satu bulan, saya kira kecil kemungkinan itu dilakukan,” ujarnya.

Karena belum tercapai kesepakatan, Pemkot Mataram dan pihak pengelola dijadwalkan kembali menggelar pertemuan lanjutan pada Senin (18/5) mendatang.

  • Related Posts

    Pemkot Mataram Sebut Penyelesaian Aset Balai GTK Mulai Menemui Kejelasan

    Mataram(KabarBerita)– Polemik pemanfaatan aset antara Pemerintah Kota Mataram dan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) NTB mulai menunjukkan titik terang. Pemkot Mataram mengaku telah memperoleh sinyal positif terkait penyelesaian persoalan…

    Silpa APBD Kota Mataram 2025 Capai Rp249 Miliar, Pemkot Siapkan untuk Belanja Prioritas Tahun 2026

    ‎Mataram(KabarBerita)– Pemerintah Kota Mataram mencatat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun Anggaran 2025 mencapai lebih dari Rp249 miliar. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pembiayaan daerah pada tahun…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    DPR Lale Syifa Sambangi Murnah Penderita Penyakit Kulit, Berikan Bantuan Usaha dan Biaya Berobat

    DPR Lale Syifa Sambangi Murnah Penderita Penyakit Kulit, Berikan Bantuan Usaha dan Biaya Berobat

    Gubernur : PORWADA 2026 Perkuat Solidaritas dan Integritas Insan Pers NTB

    Gubernur : PORWADA 2026 Perkuat Solidaritas dan Integritas Insan Pers NTB

    Resmi Dibuka, Porwada PWI NTB 2026 Jadi Ajang Perkuat Soliditas Pers dan Jaring Atlet Menuju Porwanas 2027

    Resmi Dibuka, Porwada PWI NTB 2026 Jadi Ajang Perkuat Soliditas Pers dan Jaring Atlet Menuju Porwanas 2027

    Pesepak Bola Muda Asal Mataram Tembus Gothia Cup 2026, Siap Harumkan Nama Indonesia di Swedia

    Pesepak Bola Muda Asal Mataram Tembus Gothia Cup 2026, Siap Harumkan Nama Indonesia di Swedia

    Penyerahan SK Kepengurusan, DPW PBB NTB Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

    Penyerahan SK Kepengurusan, DPW PBB NTB Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

    Resmi Terima SK PON 2028, Gubernur NTB Langsung Gaspol Matangkan Persiapan

    Resmi Terima SK PON 2028, Gubernur NTB Langsung Gaspol Matangkan Persiapan