
“Nanti kita bantu Esan dengan program sapi bagi petani. Ini akan saya koordinasi dengan teman-teman DPRD NTB Fraksi PKB,”
Lombok Tengah (KabarBerita) — Wakil Ketua Komisi X DPR RI yang juga ketua DPW PKB NTB, Lalu Hadrian Irfani menyambangi kediaman Ihsan alias Esan di Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Jum’at (22/5).
Kunjungan Miq Ari sapaan akrab Lalu Hadrian Irfani ini sebagai bentuk kepedulian terhadap nasib para pekerja migran Indonesia (PMI), khususnya eks tenaga kerja Indonesia (TKI).
Diketahui, Esan merupakan TKI yang sempat hilang kontak selama kurang lebih 20 tahun dan kisahnya viral dalam beberapa waktu terakhir setelah berhasil dipulangkan ke kampung halamannya di Lombok Tengah.
Kehadiran Lalu Hadrian di rumah Esan sekaligus sebagai bentuk dukungan moril dan perhatian wakil rakyat terhadap kondisi para pekerja migran, termasuk mereka yang berangkat secara nonprosedural.
Dalam pertemuan tersebut, Miq Ari berbincang langsung dengan Esan dan keluarga mengenai perjalanan hidup serta kondisi yang dialami selama bekerja di luar negeri.
Menurut Miq Ari, negara harus hadir memberikan perhatian kepada para mantan pekerja migran yang selama ini berjuang demi ekonomi keluarga, meskipun sebagian di antaranya berangkat tanpa prosedur resmi.
“Kita harus memberi perhatian serius kepada para eks TKI. Banyak dari mereka berangkat demi mencari nafkah untuk keluarga, namun menghadapi berbagai persoalan di luar negeri. Ini menjadi tanggung jawab bersama agar ke depan perlindungan terhadap pekerja migran semakin baik,” ujarnya.
Ketua DPW PKB NTB itu juga diketahui memiliki kontribusi besar dalam proses pemulangan Esan beberapa waktu lalu. Ia turut mendorong koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak hingga Esan akhirnya bisa kembali berkumpul bersama keluarganya setelah terpisah selama dua dekade.
Dalam kesempatan tersebut, Miq Ari juga berjanji akan melakukan pendampingan terhadap Esan melalui program kerja nyata PKB. Salah satu bentuk bantuan yang akan difasilitasi adalah bantuan usaha di bidang peternakan agar Esan dapat kembali membangun kehidupan ekonomi bersama keluarganya.
“Nanti kita bantu Esan dengan program sapi bagi petani. Ini akan saya koordinasi dengan teman-teman DPRD NTB Fraksi PKB,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak keluarga besar Esan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Lalu Hadrian atas perhatian dan bantuan yang diberikan, terutama dalam proses pemulangan Esan hingga akhirnya bisa kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
“Alhamdulillah berkat bantuan pak Hadrian, adik kami Esan bisa pulang bertemu keluarga lebih cepat. Terimkasih Miq,” ucap kakaknya Esan, Bahri.
Kunjungan tersebut disambut haru oleh keluarga dan masyarakat sekitar. Warga mengaku bersyukur karena ada perhatian langsung dari anggota DPR RI terhadap kondisi Esan pasca kepulangannya ke tanah air.
Diketahui kedatangan Lalu Hadrian Irfani beserta isteri didampingi Camat Praya Barat Daya, Husnan. Kepala Desa Kabul, Sahurim, Tokoh Pemuda Kabul Gemilang Jhoni Sutangga, tokoh agama dan tokoh masyarakat. (*)






