Aklamasi Jadi Ciri Baru Musda Golkar, Mohan: Wujud Transformasi dan Soliditas Partai ‎

‎Mataram(KabarBerita) – Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTB, H. Mohan Roliskana, menegaskan bahwa pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar yang berlangsung secara aklamasi merupakan bentuk transformasi dan kedewasaan politik di tubuh partai berlambang pohon beringin itu.

‎Hal tersebut disampaikan Mohan saat membuka secara resmi Musda VI Partai Golkar Kota Mataram di Ballroom Hotel Lombok Raya, Minggu (19/10).

‎Menurutnya, hingga saat ini delapan kabupaten/kota di NTB telah menuntaskan pelaksanaan Musda dan seluruhnya berjalan secara aklamasi. Pola ini, kata Mohan, menjadi kebijakan partai yang menandai semangat baru dalam proses pengambilan keputusan.

‎“Musda yang diselesaikan secara aklamasi bukan berarti menghilangkan esensi demokrasi. Justru ini bagian dari transformasi partai dalam mengambil keputusan tertinggi melalui musyawarah mufakat. Kita ingin melahirkan kesepakatan yang moderat dan tidak menimbulkan ekses,” ujar Mohan.

‎‎Ia menambahkan, kebijakan aklamasi ini menunjukkan bahwa Golkar semakin matang dan solid menghadapi dinamika politik ke depan. “Kita ingin semua kader makin kuat dan kompak pasca Musda, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ini menandakan partai kita terurus dengan baik dan profesional,” tegasnya.

‎Lebih jauh, Mohan menilai Golkar kini menjadi rumah politik yang terbuka bagi siapa pun yang ingin berkontribusi dan membangun cita-cita bersama. “Partai ini adalah rumah besar. Di sini kader, aktivis, dan politisi bisa membangun harapan dan mimpi bersama,” katanya.

‎Sebagai partai modern, lanjut Mohan, setiap kader harus tegak lurus menjalankan keputusan organisasi. “Apa yang sudah menjadi kebijakan partai harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Sikap politik kita akan mencerminkan wajah partai di mata publik,” ujarnya.

‎Dalam kesempatan itu, Mohan juga menyampaikan pesan dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, agar seluruh kader khususnya kader yang mengemban amanah jabatan di eksekutif maupun legislatif menjaga sensitivitas sosial di tengah masyarakat.

‎“Ketum berpesan agar kita menjaga perasaan rakyat. Kurangi flexing-flexing. Tampilkan kesederhanaan dan kerendahan hati. Itu bagian dari karakter politik yang harus kita tunjukkan,” pungkasnya.

  • Related Posts

    Komisi V DPR RI Dorong Fungsi Bendungan Dioptimalkan

    LOMBOK BARAT (KabarBerita) –Politisi senior asal Nusa Tenggara Barat (NTB) Mori Hanapi yang juga anggota komisi V DPR RI mendorong fungsi bandungan dioptimalkan. Maka fungsi mitigasi bencana baik banjir dan…

    DPP PPP Kembali Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai

    Mataram (KabarBerita) — Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) kembali memberikan kepastian hukum terhadap kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam menjalankan tata kelola organisasi. Dalam lima…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Ultah ke-54, Gubernur NTB Lalu Iqbal Dapat Kado Istimewa Untuk NTB Dari Presiden Prabowo

    Ultah ke-54, Gubernur NTB Lalu Iqbal Dapat Kado Istimewa Untuk NTB Dari Presiden Prabowo

    Komisi IX DPR Mu’azzim Soroti Pekerja NTB Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan Hanya 24 Persen

    Komisi IX DPR Mu’azzim Soroti Pekerja NTB Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan Hanya 24 Persen

    Sah, PT PCF Lanjut Kelola Kawasan Cilinaya Selama 20 Tahun Lagi

    Sah, PT PCF Lanjut Kelola Kawasan Cilinaya Selama 20 Tahun Lagi

    AHY Buka Peluang Kaji Penanganan Abrasi Pesisir Mataram, Tegaskan Penanganan Harus Berbasis Pemetaan Risiko

    AHY Buka Peluang Kaji Penanganan Abrasi Pesisir Mataram, Tegaskan Penanganan Harus Berbasis Pemetaan Risiko

    Hadiri Gerakan Langit Biru di Ampenan, AHY Ajak Semua Kalangan Peduli Lingkungan

    Hadiri Gerakan Langit Biru di Ampenan, AHY Ajak Semua Kalangan Peduli Lingkungan

    AHY Jadi Magnet di Pantai Ampenan, Emak-emak Berebut Swafoto

    AHY Jadi Magnet di Pantai Ampenan, Emak-emak Berebut Swafoto