BKD Masih Merumuskan Pola P3K Paruh Waktu Untuk Tenaga Kontrak.

Mataram, (KabarBerita) – Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu sedang dirumuskan seperti apa pola yang tepat, hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Tri Budi Prayitno, jumat (22/8).

“Kita masih merumuskan karena kami harus cermat detail untuk memetakan seperti apa pola terbaik sama beragam kasus-kasus dari setiap orang yang terdata dalam database, itu yang harus kami cermati,”ungkap Yiyit.

Yiyit juga mengatakan BKD harusย ย cermat untuk mengetahui sumber pembiayaannya supaya tepat sasarannya dan ini juga masih dikonsultasikan dengan BPKAD seperti apa kemampuan fiskal yang akan menunjangnya.

“Jadi sumber pembiayaannya beragam, ada dari APBD, dari APBN, dari dana PUB, dari BOS, ada dari dana komite yang harus kita petakan, dan kita sedang mengkonsultasikannya ke BPKAD kapasitas fiskal kita seperti apa,” terang Yiyit.

Terkait jumlah tenaga kontrak Yiyit memaparkan Total tenaga kontrak yang masuk dalam database itu 9.616 orang, terdiri dari R2, R3, R4, R5. Dalam petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknisnya, yang menjadi prioritas pertama itu adalah R2, R3. Itu jumlahnya 5 ribuan, kemudian 3 ribuan lagi itu yang R4, R5.

“Jadi kita masih punya 9.616 tenaga kontrak dan itu masih kita lihat dulu juklak dan juknisnya,” ucapnya.

Lebih lanjut Yiyit mengatakan sedang menyusun skenario untuk menjadi bahan rumusan kebijakan pimpinan, untuk pola-polanya seperti apa. dia berharap mudah-mudahan di tahun 2025 ini semuanya tuntas terkait pola-pola yang ada.

“Seperti apa formulanya ketika ada sekian ratus yang teralokasi dananya oleh APBN seperti apa, mudah-mudahan juga APBN tetap memberikan anggarannya ,”imbuhnya.

Yiyit menambahkan lagi terkait penghasilan yaitu mereka diusulkan menjadi PPPK paruh waktu itu penghasilannya sesuai arahan dalam juklak juknis itu bisa, yang pertama disesuaikan dengan yang mereka terima saat ini, atau kemudian sesuai dengan UMP/UMK.

“Mudah-mudahan bisa tercukupi karena di Pemprov NTB sendiri ada jumlah yang cukup besar yang dananya dari APBN, kita ingin masing-masing itu seperti apa polanya,”tutup Kepala BKD ini. (red)

Related Posts

Abrasi Terjang Pesisir Batulayar, Nelayan Meninting Gotong Royong Pulihkan Pantai

Lombok Barat(KabarBerita) โ€” Abrasi pantai kembali menghantam pesisir Batulayar, Lombok Barat. Gelombang laut yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menggerus bibir pantai Desa Meninting, menyisakan tebing pasir curam dan menyulitkan…

16 Miliar BTT Disiapkan Pemprov NTB untuk Tangani Bencana Hidrometeorologi

MATARAM (KabarBerita) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menyiapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp16 miliar untuk penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda beberapa wilayah di NTB. Kepala Pelaksana…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027 Warnai HPN 2026 Serang

SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027 Warnai HPN 2026 Serang

Abrasi Terjang Pesisir Batulayar, Nelayan Meninting Gotong Royong Pulihkan Pantai

Abrasi Terjang Pesisir Batulayar, Nelayan Meninting Gotong Royong Pulihkan Pantai

Keluhkan Menu MBG, Sekolah Bisa Ajukan Pindah Dapur

Keluhkan Menu MBG, Sekolah Bisa Ajukan Pindah Dapur

Dari 50 Kelurahan, Baru 5 Siap Bangun Kantor KDMP di Mataram

Dari 50 Kelurahan, Baru 5 Siap Bangun Kantor KDMP di Mataram

16 Miliar BTT Disiapkan Pemprov NTB untuk Tangani Bencana Hidrometeorologi

16 Miliar BTT Disiapkan Pemprov NTB untuk Tangani Bencana Hidrometeorologi

PWI NTB Peduli Buka “Open Donasi” Saatnya Bergerak Bersama

PWI NTB Peduli Buka “Open Donasi” Saatnya Bergerak Bersama