
Mataram(KabarBerita) — Upaya menjaga keselamatan perjalanan masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 terus diperkuat. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram turun langsung ke Terminal Tipe I Mandalika dengan menggelar tes urine bagi sopir dan kernet perusahaan otobus (PO), sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba di sektor transportasi umum.
Kegiatan yang berlangsung di area terminal ini menyasar awak bus yang akan berangkat maupun yang baru tiba. Sebanyak 14 orang sopir dan kernet menjalani pemeriksaan urine oleh petugas BNN Kota Mataram. Pemeriksaan dilakukan secara acak dan humanis, tanpa mengganggu aktivitas operasional angkutan umum.
Deteksi dini ini menjadi bagian dari upaya preventif BNN untuk memastikan para pengemudi berada dalam kondisi prima dan bebas dari pengaruh zat terlarang. Pasalnya, penyalahgunaan narkoba di kalangan awak transportasi berpotensi besar meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terlebih di tengah lonjakan mobilitas penumpang saat libur panjang.
Para sopir dan kernet PO menyambut positif pelaksanaan tes urine tersebut. Mereka menilai langkah BNN sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama, baik bagi awak bus maupun penumpang. Dukungan ini juga mencerminkan kesadaran kolektif akan pentingnya transportasi publik yang aman, tertib, dan profesional.
BNN Kota Mataram menegaskan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama pada momen-momen krusial seperti libur Natal dan Tahun Baru. Melalui sinergi dengan para pelaku transportasi, BNN berharap dapat menekan potensi penyalahgunaan narkoba serta mewujudkan lingkungan transportasi yang bersih dan berintegritas.
Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen BNN Kota Mataram dalam mendukung terwujudnya Kota Mataram dan Indonesia Bersinar, bersih dari narkoba, demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama periode liburan.








