BRIDA NTB dan BRIN Bahas Rencana Riset Kultur Jaringan Kurma Lombok Utara

Lombok Barat, (KabarBerita) – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar pembahasan rencana pelaksanaan riset kultur jaringan kurma di Lombok Utara. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan komoditas kurma yang memiliki potensi besar di NTB, khususnya dalam menjawab berbagai kendala produksi bibit unggul.

Pertemuan ini diikuti oleh Tim Peneliti BRIN yang diketuai Dr. Ahmad Suriadi dan Tim BRIDA NTB yang diwakili oleh Koordinator Pokja Inovasi Hilirisasi dan Kemitraan, Lale Ira Amrita Sari, ST., M.M.Inov.

Riset kultur jaringan kurma ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan mendasar dalam pengembangan kurma di Lombok Utara, antara lain: a)Keterbatasan bibit unggul yang sesuai dengan kondisi tanah dan iklim NTB; b) Perbanyakan secara konvensional yang membutuhkan waktu lama dan tidak efisien; c)Produktivitas tanaman kurma yang masih rendah dan d) Terhambatnya pasokan bibit berkualitas, yang berdampak pada keberlanjutan budidaya kurma.

Menurut Dr. Ahmad Suriadi, riset kultur jaringan akan difokuskan pada penerapan metode bioteknologi untuk menghasilkan bibit kurma yang lebih cepat, seragam, dan berkualitas tinggi. “Melalui kultur jaringan, kita dapat mempercepat ketersediaan bibit unggul kurma sehingga pengembangannya lebih terjamin dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Lale Ira Amrita Sari menegaskan bahwa riset ini sangat penting untuk mendukung hilirisasi inovasi pertanian di NTB. “Kultur jaringan kurma bukan hanya solusi atas keterbatasan bibit, tetapi juga peluang besar bagi NTB untuk menciptakan nilai tambah ekonomi berbasis hasil riset dan teknologi. Dengan demikian, kita tidak hanya menanam, tetapi juga membangun ekosistem inovasi yang berdaya saing,” jelasnya.

Kolaborasi BRIDA NTB dan BRIN ini diharapkan menjadi model penguatan sinergi antara riset nasional dan daerah, sekaligus membuka jalan bagi Lombok Utara untuk menjadi pusat pengembangan kurma berbasis inovasi di Indonesia. (*)

Related Posts

Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

Mataram (KabarBerita) – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026 di Lapangan Bumi Gora, Mataram, Kamis (16/7/2026).…

Wamendagri Bima Arya sebut Gubernur NTB sukses Bangun Ekosistem Pariwisata 

Lombok Barat (KabarBerita)  – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memuji kepemimpinan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal yang menurutnya berhasil membangun ekosistem pariwisata yang membuat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

Wamendagri Bima Arya sebut Gubernur NTB sukses Bangun Ekosistem Pariwisata 

Wamendagri Bima Arya sebut Gubernur NTB sukses Bangun Ekosistem Pariwisata 

Gubernur Iqbal tegaskan Raker APPSI tidak hanya forum koordinasi tapi kolaborasi solutif Pemerintah Provinsi

Gubernur Iqbal tegaskan Raker APPSI tidak hanya forum koordinasi tapi kolaborasi solutif Pemerintah Provinsi

Sayembara Riset 2026, Brida NTB Perkuat Kolaborasi Inovasi Berdampak Bagi Masyarakat

Sayembara Riset 2026, Brida NTB Perkuat Kolaborasi Inovasi Berdampak Bagi Masyarakat

Fraksi PPP DPRD Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker Reserse PPA/PPO Polresta Mataram

Fraksi PPP DPRD Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker Reserse PPA/PPO Polresta Mataram

DPRD Kota Mataram Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Sinergi dengan Pemkot untuk Tata Kelola yang Lebih Baik

DPRD Kota Mataram Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Sinergi dengan Pemkot untuk Tata Kelola yang Lebih Baik