
Mataram, (KabarBerita) – Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah (P2EPD) di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB Firmansyah mengatakan ada tiga prioritas utama program Desa Berdaya di Nusa Tenggara Barat, yaitu pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan melalui pembangunan ekosistem industri pertanian dan subsektornya, serta menjadikan NTB destinasi wisata berkelas dunia.
“Jadi Industri pertanian dan destinasi wisata global adalah pondasi untuk memastikan tingkat kemiskinan berkurang, dan target kemiskinan ekstrem untuk NTB menuju nol pada tahun 2029 bisa terealisasi, ” katanya Firmansyah pada konfrensi pers (12/6) di command center NTB.
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa fokus program Desa Berdaya untuk menguatkan fondasi pembangunan di tingkat desa.
Pemerintah Provinsi NTB hadir dalam dua konteks yaitu :
1. Membangun desa, yaitu membantu desa menyelesaikan berbagai permasalahan seperti :(sampah, air, stunting, hingga kemiskinan), dan membantu desa untuk memperkuat kapasitas dan keunggulan.
2. Desa membangun maksudnya bagaimana pihak desa memanfaatkan resource ( sumber daya), baik alam maupun manusia untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di Desa untuk kesejahteraan masyarakat sekitarnya.
“Desa Berdaya sebagai bagian dari forum lintas sektor, karena itu kami berharap sinergisitas antara pihak pemprov dan instansi terkait sampai ke pihak desa terjalin kolaborasi dan ini menjadi kata kuncinya untuk mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.
Penulis : Wira Surya






