DPW PPP NTB Nyatakan Dukung Resmi Kepada Mardiono Jadi Ketua DPP

Mataram, (KabarBerita) – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTB , H. Muzihir memastikan bahwa Muktamar PPP akan diadakan di Ancol Jakarta.

Hal itu, disampaikan seusai Musyawarah Kerja Wilayah DPW bersama DPC PPP se-NTB di kantor DPW NTB, senin (8/9) kemarin.

“Mudahan tidak ada gejolak untuk muktamar 27 september 2025 di jakarta tepatnya di Ancol, kandidat banyak yang sedang berselancar tapi kualitaslah yang perlu di uji,” ucap Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB ini.

Muzihir menambahkan karena banyak hal yang menjadi pertimbangan sehingga calon Dewan Pimpinan Partai (DPP) masih agak alot dalam menentukan keputusan, pertama PPP tidak ada di Senayan jadi untuk menghidupkan partai tidak sekedar berkeinginan tapi ini membutuhkan tenaga, pikiran, dana, dan sebagainya.

“Jadi calon DPP itu butuh kesiapan secara keseluruhan, baik tenaga, mental dan finansial,” ucapnya.

Muzihir menambahkan terkait dengan adanya muktamar tidak mungkin tidak memerlukan anggaran, pertanyaannya siapa yang sanggup? Itu yang pertama, dan kedua setelah muktamar ini ada muswil, ada muscab, dan musancam, dan ini semua memerlukan energi yang besar dan yang paling berat adalah verifikasi faktual karena kita kan nggak lolos ke Senayan, kalau dulu verifikasinya administrasi saja dan cukup dikantor tapi kalau sekarang faktual itu harus dicari kebenarannya langsung ke lapangan, benar gak pengurus PPP ini ada gak, diwilayah dimana orangnya, dan dimana posisinya, dan itu semua butuh biaya tidak main-main.

“Dan ini semua harus disiapkan oleh DPP, jadi calon DPP harus siap secara keseluruhan intinya,” imbuhnya.

Muzihir juga mengatakan untuk wilayah yang mempunyai anggota dewan yang ada di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota itu tidak masalah tapi yang tidak memiliki dan ini nanti siapa yang bertanggung jawab pasti dari DPP yang mempertanggungjawabkan bagaimana partai ini lolos dalam verifikasi. Dan menurutnya hanya Mardiono yang siap melakukan tanggung jawab tersebut.

“Makanya dulu banyak yang berspekulasi eksternal dan internal dan setelah kita lihat ternyata ada yang mundur secara teratur, ada yang gak jelas sampai hari ini, dan hanya Mardiono yang jelas, dan siap, tapi menurut Mardiono kalau ada yang lebih baik waktu itu, Dia persilahkan,” jelas Muzihir.

Muzihir juga menyinggung terkait dengan DPW NTB Dia mengatakan Dia tidak terlalu ngototlah, tapi kalau tidak ada, Dia siap melanjutkan apa yang sudah ada ini.

“Saya akan menebus kesalahan-kesalahan kita semua, bukan hanya kesalahan ketua umum dan ini memang kesalahan kita semua,” tuturnya.

Dia juga menambahkan terkait apa yang salah kemarin itu sehingga PPP tidak lolos di Senayan, sementara di Provinsi, seandainya suara provinsi itu dipakai di pusat itu pasti lolos, apalagi suara Kabupaten/Kota, karena itu sampai 8 juta lebih, karena suara Provinsi 6 juta lebih, dan hanya suara DPR RI yang 5,850 juta, jadi hanya kurang 50 ribu dari 6 juta, dan ini yang membuat PPP tidak lolos.

“Jadi kita perlu lebih maksimalkan lagi semuanya, supaya kita bisa mengisi kursi di Senayan kedepannya,” imbuh H. Muzihir. (red)

Related Posts

KEMBARA PKS NTB : Mengakar pada Pancasila, Mengabdi untuk NKRI

​LOMBOK TIMUR (KabarBerita) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses menggelar upacara dan kegiatan Kemah Bela Negara (KEMBARA) 2026. Acara yang berlangsung khidmat di bawah rimbunnya Hutan…

Resmi Kantongi SK, Zia Urrahman Langsung Tancap Gas Konsolidasikan PPP Kota Mataram

Mataram(KabarBerita)– Zia Urrahman resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Mataram. Tak ingin berlama-lama, Zia langsung menegaskan komitmennya untuk bergerak cepat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

Brida NTB Gandeng Unram Luncurkan Biodigester Portable Untuk Atasi Sampah

Brida NTB Gandeng Unram Luncurkan Biodigester Portable Untuk Atasi Sampah

Pesantren Jangan Dihakimi : Memperkuat Perlindungan Anak Tanpa Menghilangkan Jasa Besar Pesantren

Pesantren Jangan Dihakimi : Memperkuat Perlindungan Anak Tanpa Menghilangkan Jasa Besar Pesantren