Gubernur Iqbal tegaskan Korban di Dirawat Gratis, dan Pengawasan Sekolah Berasrama Diperketat

Mataram (KabarBerita) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhammad Iqbal, menegaskan Pemerintah Provinsi NTB memberikan pendampingan terhadap dua santri korban dugaan kecelakaan di salah satu instansi pendidikan, dan seluruh biaya perawatannya di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB dipastikan ditanggung pemerintah.

Miq Iqbal sapaan Gubernur NTB itu menjelaskan, sejak pemerintah mengetahui kasus tersebut pada Juni lalu, koordinasi langsung dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan penanganan korban berjalan sesuai kewenangan.

“Sejak kita mengetahui bulan Juni, kita sudah langsung berkomunikasi dengan Forkopimda supaya penanganannya berjalan bertahap, kemudian dari provinsi kita juga sudah menyiapkan diri untuk ikut terlibat,” ujar Miq Iqbal usai melaunching SMK Mendunia di SMKN 5 Mataram, Rabu (15/7/2026).

Lebih lanjut menurut Miq Iqbal, saat ini kedua korban kecelakaan tengah menjalani perawatan di RSUP NTB, Sebelumnya korban sempat berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk kepentingan pengamanan, namun penanganan medis tetap dilakukan oleh tim dokter RSUP.

“Kemarin saya juga sudah berkomunikasi terkait persoalan ini, Saya sudah sampaikan bahwa seluruh biaya perawatan akan ditanggung oleh RSUP, Mereka tidak akan dikenakan biaya apa pun, termasuk apabila membutuhkan tindakan operasi,” jelasnya.

Selain layanan kesehatan, pihak Pemprov NTB juga sudah berkoordinasi dan siap menyalurkan bantuan dalam bentuk bantuan sosial melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dinas Sosial, serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Ia juga menyebut kasus itu harus menjadi pelajaran bagi seluruh lembaga pendidikan berasrama di NTB guna memperkuat tanggung jawab terhadap keselamatan peserta didik.

“Kalau kita sudah memutuskan membuat sekolah berasrama, maka kita harus siap bertanggung jawab terhadap semua hal yang terjadi di sekolah itu, Kalau terjadi kejadian seperti ini harus segera ditangani dan dilaporkan, jangan disembunyikan,” katanya.

Miq Iqbal menilai keterlambatan penanganan membuat korban mengalami kerugian berlapis, bukan hanya dari sisi kesehatan tetapi juga pendidikan dan masa depan anak.

“Anak ini menjadi korban dua kali. Sudah menjadi korban dari peristiwa itu, kemudian sekolahnya juga terlantar, Ini seperti sudah jatuh tertimpa tangga, Hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi di mana pun di NTB,” terangnya.

Dikatakannya Pemerintah Provinsi akan memastikan hak pendidikan kedua korban tetap terpenuhi, Pemprov telah berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB agar korban dapat melanjutkan pendidikan setelah kondisi kesehatannya membaik.

“Yang jelas hak-hak dasar anak ini harus dipenuhi. Mereka masih di jenjang SMP dan nanti kalau ingin melanjutkan sekolah, kita sudah berkomunikasi dengan Kanwil Kemenag,” jelasnya.

Walaupun demikian, Miq Iqbal meminta masyarakat tidak menggeneralisasi kasus tersebut terhadap seluruh pondok pesantren di NTB, karena kecelakaan tersebut hanya terjadi disalah satu Ponpes.

“Ini kasus yang bersifat kasuistik, Kita punya ribuan pesantren, dan satu kejadian seperti ini tidak berarti semua pesantren sama, Kesalahannya ada pada pesantren tersebut, bukan pada pesantren yang lain, Tetapi ini menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat pengawasan, bukan hanya di pesantren, melainkan di seluruh sekolah berasrama,” pungkas Eks Dubes Indonesia untuk Turki itu.

  • Related Posts

    Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan dan Perkuat Mutu Sekolah

    Mataram (KabarBerita) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr Lalu Muhamad Iqbal meluncurkan lima program strategis, yaitu Golden Ticket, SMK Mendunia, Gerakan Tanam Cabai untuk Pengendalian Inflasi (TAPSI), bantuan perlengkapan…

    Revitalisasi Istana Dalam Loka Samawa mulai akhir juli, Pemprov NTB inginkan Penguatan Budaya

    Mataram (KabarBerita) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Kebudayaan NTB, memastikan revitalisasi kawasan cagar budaya Istana Dalam Loka di Kabupaten Sumbawa Besar dilaksanakan tahun ini. Program ini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan dan Perkuat Mutu Sekolah

    Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan dan Perkuat Mutu Sekolah

    Gubernur Iqbal tegaskan Korban di Dirawat Gratis, dan Pengawasan Sekolah Berasrama Diperketat

    Gubernur Iqbal tegaskan Korban di Dirawat Gratis, dan Pengawasan Sekolah Berasrama Diperketat

    Revitalisasi Istana Dalam Loka Samawa mulai akhir juli, Pemprov NTB inginkan Penguatan Budaya

    Revitalisasi Istana Dalam Loka Samawa mulai akhir juli, Pemprov NTB inginkan Penguatan Budaya

    Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan

    Gubernur NTB Luncurkan Reformasi Pendidikan, Perkuat Mutu Sekolah hingga Ketahanan Pangan

    Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

    Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

    Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

    Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun