
MATARAM (KabarBerita)-Suasana pilu menyelimuti Pemerintah Propinsi (Pemprov) NTB dengan berpulangnya sosok pejabat yang humble mendiang Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) NTB dr. Lalu Herman Mahaputra yang yang lebih akrab dipanggil dr. Jack saat bertugas di Jakarta pada Selasa (10/3/2025) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Ribuan masyarakat berbondong-bondong hadir dan ikut menyaksikan pemakaman almarhum dr. Jack yang dikebumikan di TPU Karang Medain, Kota Mataram, Rabu (11/3/2026) sore. Tidak hanya masyarakat merasa kehilangan sosok mantan Direktur RSUD Provinsi NTB itu, Gubernur NTB, Dr Lalu Muhamad Iqbal juga merasakan. Hal ini disampaikan orang nomor satu di Bumi Gora disela-sela pemakaman.
Gubernur NTB yang akrab disapa Miq Iqbal mengatakan bahwa dr. Jack adalah salah satu figur yang begitu ia percaya dan orang yang sangat menjunjung tinggi kredibelitas. Disamping itu ia juga mengenal sosok dr Jack sebagai sosok yang humble, akrab dengan siapa saja karena sifatnya yang fleksibel dan itu juga terbukti pada saat jenazah almarhum di Jakarta, ratusan orang hadir, meskipun bukan tempat menetapnya. “Saya menyaksikan sendiri, di Jakarta ratusan orang berduyun-duyun orang yang datang pada dini hari untuk bertakziyah, dan melepas beliau”tutur Gubernur NTB.
Ia juga menegaskan bahwa hari ini, juga makin terasa begitu luar biasa, dimana dari kedatangan jenazah di bandara sampai ke pemakaman ribuan orang mengiringinya. “Ribuan orang menemani, menghantarkan dan mengikhlaskan, Insya Allah ini adalah tanda husnul khotimah,”tambahnya.
Ia juga menyebutkan bahwa dengan banyaknya orang yang membanjiri prosesi pemakaman sebagai bukti nyata, nama dan kebaikan yang pernah ia tularkan ke orang lain. “Kebaikan hatinya nyantol di banyak orang, karena tidak banyak orang yang hebat meninggal, yang bisa dihadiri oleh orang besar, dan ribuan jamaah,”terangnya.
Ia juga berharap supaya semua yang hadir dalam pemakaman tersebut, supaya bisa mengambil iq’tibar dari peristiwa tersebut, sekaligus bisa mendapat doa dan tangisan dari ribuan orang. “Kita berharap supaya kita mendapatkan doa dan salam ketika meninggal nanti supaya sama seperti beliau atau lebih,”harap.
Miq Iqbal juga menuturkan bahwa pada saat ini, Ia telah memberikan tugas kepada dr. Jack sebagai Kepala Bapenda karena sudah lama ia pikirkan dan mencari orang yang tepat, dan yang layak mengisi posisi tersebut. “Saya melihat, menemukan karakter itu di dr.Jack, dan saya panggil beliau dan saya kasih tahu bahwa saya mempunyai beban yang berat untuk meningkatkan pendapatan daerah,”tuturnya.
Miq Iqbal menambahkan, alasan kenapa ia memilih sosok yang telah lama memimpin Rumah sakit itu. Sebagai pemimpin baru di Bapenda NTB. “Karena Pak dokter salah satu orang yang tidak pernah menaruh harapan untuk ditempatkan disitu,”tambahnya.
Ia juga mengulangi jawaban yang dilontarkan dr. Jack pada waktu itu. “Bismillah miq Gub, kalau ini penugasan, maka saya akan terima,”ucap Miq Iqbal kenang mengulangi ucapan dr. Jack pada saat menerima jabatan sebagai Kepala Bapenda. (Wira/red).








