Gubernur NTB: Pelestarian Rinjani Bukan Hanya Soal Wisata, Tapi Kehidupan Masyarakat Lombok

Mataram, (KabarBerita) – Gunung Rinjani bukan sekadar destinasi wisata, namun keberadaannya sangat penting bagi kehidupan masyarakat Pulau Lombok. Dari petani, pelaku pariwisata, hingga sumber air bersih, semuanya bergantung pada Rinjani.

Hal itu disampaikan Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, saat memberikan sambutan pada pembukaan Pelatihan Penyelamatan dengan Evakuasi Vertikal yang diselenggarakan oleh Consina dan Skygers Indonesia di Sembalun, Rabu (17/7).

“Itulah sebabnya kenapa kita ingin melakukan yang terbaik untuk Gunung Rinjani. Kejadian Juliana Marins kemarin itu menjadi triger. Kita ikut prihatin dengan kejadian itu tapi itu sekalian mengingatkan kita banyak hal. Ternyata banyak hal yang belum kita lakukan untuk Gunung Rinjani,” tegas Gubernur.

Gubernur menambahkan bahwa insiden tersebut menjadi peringatan penting akan minimnya sistem keamanan yang memadai di kawasan Gunung Rinjani. Ia menyoroti minimnya rambu-rambu keselamatan, prosedur operasi standar (SOP) yang belum kuat, hingga kapasitas tim penyelamat yang masih terbatas.

“Signage tidak ada. SOP kita untuk melakukan rescue juga belum solid. Kapasitas teman-teman yang melakukan rescue juga belum solid. Lebih-lebih mereka ini semua selama ini voulenteer beneran. Mempertaruhkan nyawa untuk rescue tapi tidak ada coverage. Jangan-jangan yang melakukan rescue gak ada asuransinya itu,” ungkapnya prihatin.

Menurut Gubernur, kejadian seperti ini menjadi peringatan penting untuk memperbaiki diri. Kritik dan kecaman dari masyarakat harus diterima sebagai bentuk kepedulian dan dorongan untuk terus berbenah.

Ia juga menyampaikan bahwa koordinasi terus dilakukan dengan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam upaya memperbaiki tata kelola Gunung Rinjani agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat sekitar.

“Inilah yang kita lakukan hari ini. Kolaborasi dan orkestrasi upaya kita untuk membenahi tata kelola di Gunung Rinjani ini. Karena itu hadir hari ini mulai dari Bupati Lombok Timur, ada taman nasional hadir, basarnas hadir, polda hadir, korem dan jajaran ke bawahnya hadir di sini. Plus hadir juga teman-teman dari Skygers, kemudian ada Federasi Panjat Tebing Indonesia hadir. Consina juga hadir di sini hari ini. Kita sama-sama, dengan semangat yang sama untuk memperbaiki situasi di Gunung Rinjani,” pungkas Gubernur. (*)

Related Posts

Sekretaris F-Demokrat Syamsul Fikri AR Sebut Proses Seleksi Sekda NTB Terbuka dan Profesional

Mataram, (KabarBerita) — Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Provinsi NTB, Syamsul Fikri AR, menyampaikan apresiasi atas pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB depinitif, Abul Chair. Menurut Legislator Udayana dari Dapil V…

Kesaksian Nursalim Menjawab Spekulasi Publik di Kasus Dana Siluman, Iwan Slenk : Tidak Ada Perintah Jual Beli Program

MATARAM (KabarBerita)— Kesaksian Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nursalim, dalam persidangan perkara dugaan gratifikasi “dana siluman” DPRD NTB di Pengadilan Tipikor Mataram, Kamis (9/4/2026),…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Kota Mataram Masuk 10 Besar Kota Termaju di Indonesia, Bukti Kolaborasi dan Kerja Bersama

Kota Mataram Masuk 10 Besar Kota Termaju di Indonesia, Bukti Kolaborasi dan Kerja Bersama

Sekretaris F-Demokrat Syamsul Fikri AR Sebut Proses Seleksi Sekda NTB Terbuka dan Profesional

Sekretaris F-Demokrat Syamsul Fikri AR Sebut Proses Seleksi Sekda NTB Terbuka dan Profesional

Kesaksian Nursalim Menjawab Spekulasi Publik di Kasus Dana Siluman, Iwan Slenk : Tidak Ada Perintah Jual Beli Program

Kesaksian Nursalim Menjawab Spekulasi Publik di Kasus Dana Siluman, Iwan Slenk : Tidak Ada Perintah Jual Beli Program

Badan Penghubung : Perkuat Promosi NTB di Jakarta Hingga Optimalisasi PAD

Badan Penghubung : Perkuat Promosi NTB di Jakarta Hingga Optimalisasi PAD

Batas Belanja Pegawai 30 Persen, Pemkot Mataram Genjot Optimalisasi PAD Tanpa Bebani Warga

Batas Belanja Pegawai 30 Persen, Pemkot Mataram Genjot Optimalisasi PAD Tanpa Bebani Warga

Ketua Pansel Prof Ridwan Jawab Pesimisme Publik Terkait Figur Sekda NTB Abul Chair

Ketua Pansel Prof Ridwan Jawab Pesimisme Publik Terkait Figur Sekda NTB Abul Chair