H. Abdul Hadi Minta Pemerintah Siaga di Jalur Rawan Bencana Saat Mudik Lebaran di NTB

Mataram, (KabarBerita) – Anggota Komisi V DPR RI daerah pemilihan NTB II (Pulau Lombok) H. Abdul Hadi menyoroti sejumlah titik rawan bencana yang perlu mendapat perhatian di momentum arus mudik dan libur Lebaran 2026, khususnya di wilayah Provinsi NTB.

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat Komisi V DPR RI dengan Menteri Perhubungan, Menteri PU, Kepala BMKG, Kepala BNPP/Basarnas dan Korlantas Polri pada Rabu (11/3/2026). Rapat tersebut membahas kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi menghadapi mudik Lebaran tahun ini.

Dalam forum itu, Abdul Hadi menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah terhadap potensi bencana yang dapat mengganggu mobilitas masyarakat, terutama di kawasan wisata yang ramai dikunjungi setelah Lebaran.

Menurut dia, wilayah Sembalun, Kabupaten Lombok Timur menjadi salah satu daerah yang perlu mendapat perhatian khusus. Kawasan tersebut kerap mengalami longsor, terutama di jalur pegunungan yang menghubungkan sejumlah destinasi wisata.

“Biasanya pada H+3 Lebaran masyarakat mulai berwisata. Di NTB, salah satu daerah yang perlu perhatian adalah Sembalun. Di wilayah Pusuk itu beberapa kali terjadi longsor,” kata Abdul Hadi.

Anggota Fraksi PKS ini berharap pemerintah dapat menyiagakan alat berat di sejumlah titik rawan bencana, khususnya di ruas jalan nasional, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi longsor atau gangguan jalan.

Menurut dia, keterlambatan penanganan bencana di jalur tersebut dapat menyebabkan kemacetan panjang dan menghambat mobilitas masyarakat. “Kalau alat berat tidak siap, penanganannya bisa sampai lima jam baru ditangani. Walaupun mungkin delapan jam kemudian kondisi sudah normal kembali,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta pemerintah memetakan secara detail titik-titik rawan longsor dan bencana di jalur-jalur strategis, terutama yang menjadi akses menuju kawasan wisata.

Abdul Hadi menilai kesiapsiagaan infrastruktur dan peralatan di titik rawan menjadi langkah penting untuk memastikan arus mudik dan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran 2026 dapat berjalan lancar dan aman.

Related Posts

Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

Mataram (KabarBerita) – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026 di Lapangan Bumi Gora, Mataram, Kamis (16/7/2026).…

Wamendagri Bima Arya sebut Gubernur NTB sukses Bangun Ekosistem Pariwisata 

Lombok Barat (KabarBerita)  – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memuji kepemimpinan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal yang menurutnya berhasil membangun ekosistem pariwisata yang membuat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

Wamendagri Bima Arya sebut Gubernur NTB sukses Bangun Ekosistem Pariwisata 

Wamendagri Bima Arya sebut Gubernur NTB sukses Bangun Ekosistem Pariwisata 

Gubernur Iqbal tegaskan Raker APPSI tidak hanya forum koordinasi tapi kolaborasi solutif Pemerintah Provinsi

Gubernur Iqbal tegaskan Raker APPSI tidak hanya forum koordinasi tapi kolaborasi solutif Pemerintah Provinsi

Sayembara Riset 2026, Brida NTB Perkuat Kolaborasi Inovasi Berdampak Bagi Masyarakat

Sayembara Riset 2026, Brida NTB Perkuat Kolaborasi Inovasi Berdampak Bagi Masyarakat

Fraksi PPP DPRD Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker Reserse PPA/PPO Polresta Mataram

Fraksi PPP DPRD Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker Reserse PPA/PPO Polresta Mataram

DPRD Kota Mataram Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Sinergi dengan Pemkot untuk Tata Kelola yang Lebih Baik

DPRD Kota Mataram Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Sinergi dengan Pemkot untuk Tata Kelola yang Lebih Baik