
Lombok Tengah, (KabarBerita) – Segala persiapan terus dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 1620/Lombok Tengah dalam rangka menyambut upacara penutupan TMMD yang dijadwalkan pada tanggal 4 Juni 2025 di Lapangan Puyung Lombok Tengah.
Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD Kodim 1620/Lombok Tengah, Letkol Arm. Karimmuddin Rangkuti, menyampaikan bahwa penutupan TMMD akan dihadiri langsung oleh Pangdam, Gubernur NTB dan forkopinda provinsi dan Kabupaten.
“Ya nanti untuk tanggal 4 juni ini akan melakukan penutupan TMMD. Insya Allah akan dihadiri pangdam, Gubernur NTB serta forkopinda dari provinsi dan Kabupaten juga kita undang untuk hadir pada acara penutupan nanti,” ujar Letkol Arm. Karimmuddin Rangkuti kepada KabarBerita, Sabtu (31/5).

Lebih lanjut, Letkol Arm. Karimmuddin Rangkuti mengatakan untuk sasaran program TMMD sudah dilakukan hampir seratus persen. Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat Lombok Tengah bisa ikut memeriahkan acara penutupan, karena program pembangunan selama TMMD berlangusng seluruhnya dikerjakan untuk masyarakat Lombok Tengah.
“Himbauan saya kepada seluruh masyarakat Loteng, mari kita ramaikan acara penutupan ini karena kita kerjakan seluruhnya ini untuk masyarakat Lombok Tengah dan seluruh program TMMD tunas seratus persen,” imbau Damdim yang baru menjabat sekitar dua bulan di Kabupaten Lombok Tengah ini.
“Harapannya agar semua bisa ikut meramaikan,” sambungnya.
Dijelaskan Letkol Arm. Karimmuddin Rangkuti, TMMD tahun 2025 ini merupakan program kerjasama antara pemerintah daerah dengan TNI yang bertujuan untuk mempercepat proses pembangunan di pedesaan.
“Dan tentunya TMMD juga bertujuan untuk meningkatkan hubungan emosional dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Dalam TMMD kali ini pihaknya melibatkan tak kurang dari 150 personil gabungan dari AD, AU dan AL serta pihak kepolisian. Kemudian juga dari dinas-dinas terkait seperti dinas kesehatan, BPBD karena dilakukan berbagai kegiatan penyuluhan.
“Karena ada penyuluhan-penyuluhan seperti penyuluhan kesehatan dari Dikes, kemudian hukum dan kamtibmas dari kepolisian, penyuluhan tentang bencana dari BPBD, penyuluhan tentang KB, penyuluhan tentang rekrutmen calon TNI dari Kodim, kemudian penyuluhan pertanian dari dinas pertanian,” bebernya.
Untuk sumber anggaran kegiatan TMMD 2025 sendiri, Letkol Arm. Karimmuddin menyampaikan bersumber dari pemda dan mabes angkatan darat.
“Jadi ini adalah TMMD reguler, kolaborasi antara pemda dan angkatan darat,” ujarnya.
Selain program penyuluhan, selama TMMD berlangsung sejak awal bulan Mei lalu, TNI bersama masyarakat juga telah membangun batas wilayah pemerintah Desa di beberapa Kecamatan di Lombok Tengah.
“Alhamdulillah pembangunan batas desa di beberapa Kecamatan juga sudah rampung dikerjakan,” pungkasnya.
Penulis : Dedy Supiandi







