Ketua Komisi IV DPRD Mataram Apresiasi Reaktivasi Ribuan BPJS PBI, Warga Diminta Tak Panik

‎Mataram(KabarBerita)— Ketua Komisi IV DPRD Kota Mataram, Hj. Zaitun, mengapresiasi langkah sigap Dinas Sosial Kota Mataram dalam membantu masyarakat mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sempat dinonaktifkan akibat pemadanan data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

‎Zaitun mengungkapkan, berdasarkan komunikasi langsung dengan Kepala Dinas Sosial Kota Mataram, hingga saat ini lebih dari seribu kepesertaan BPJS Kesehatan PBI telah berhasil direaktivasi. Capaian tersebut dinilai sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan jaminan layanan kesehatan.

‎Meski demikian, politisi Partai Golkar itu mendorong Dinas Sosial agar terus proaktif melakukan reaktivasi kepesertaan bagi warga yang masih layak dikategorikan miskin dan tidak mampu. Ia menegaskan, jangan sampai ada warga kehilangan akses layanan kesehatan hanya karena persoalan data dan administrasi. “Kami berharap Dinsos terus mengupayakan pengaktifan kembali BPJS warga yang dinonaktifkan awal Februari lalu. Warga yang memang layak sebagai penerima manfaat PBI JKN harus direaktivasi kepesertaannya,” ujarnya.

‎Selain itu, Zaitun meminta adanya arahan tegas dari pemerintah pusat agar seluruh fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit, tetap melayani warga yang kepesertaan BPJS Kesehatannya dinonaktifkan, terutama bagi pasien dalam kondisi darurat. Menurutnya, dengan status Kota Mataram yang telah Universal Health Coverage (UHC), tidak ada alasan penolakan pelayanan kesehatan hanya karena kendala administrasi.

‎Untuk itu, Zaitun mengimbau masyarakat Kota Mataram, khususnya warga yang kepesertaan BPJS Kesehatannya dinonaktifkan, agar tidak panik dan cemas. Ia memastikan masih ada skema UHC yang dapat dimanfaatkan warga untuk tetap memperoleh layanan kesehatan secara gratis. “Kami akan terus mengawal agar pelayanan kesehatan berjalan normal dan masyarakat tidak direpotkan oleh urusan administrasi, terlebih bagi pasien emergensi,” pungkasnya.

  • Related Posts

    Pembahasan Royalti Mataram Mall Memanas, H. Muhtar Dorong Solusi Win-Win Solution

    ‎Mataram(KabarBerita)— Polemik pembahasan royalti Mataram Mall antara Pemerintah Kota Mataram dan PT Pacific Cilinaya Fantasy (PCF) selaku pengelola dinilai perlu segera menemukan titik temu. Anggota Komisi II DPRD Kota Mataram,…

    Pembahasan Royalti Mataram Mall Buntu, PT PCF Persoalkan Skema Perhitungan

    Mataram(KabarBerita)— Pembahasan tunggakan royalti pengelolaan Mataram Mall antara Pemerintah Kota Mataram dan PT Pacific Cilinaya Fantasy (PCF) masih menemui jalan buntu. Hingga pertemuan lanjutan yang digelar Senin (18/5), kedua pihak…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Pemprov NTB Mulai Benahi Akar Masalah Pendidikan

    Pemprov NTB Mulai Benahi Akar Masalah Pendidikan

    Dukungan untuk Dr Gema Menguat Jelang Musda Demokrat NTB

    Dukungan untuk Dr Gema Menguat Jelang Musda Demokrat NTB

    Mahasiswi Unram Ditemukan Tewas di Kamar Kos Gomong

    Mahasiswi Unram Ditemukan Tewas di Kamar Kos Gomong

    PAD NTB Turun, Kepala BKAD Nursalim Tegaskan Penyesuaian Alokasi Anggaran Harus Tepat Guna

    PAD NTB Turun, Kepala BKAD Nursalim Tegaskan Penyesuaian Alokasi Anggaran Harus Tepat Guna

    Pembahasan Royalti Mataram Mall Memanas, H. Muhtar Dorong Solusi Win-Win Solution

    Pembahasan Royalti Mataram Mall Memanas, H. Muhtar Dorong Solusi Win-Win Solution

    Wagub NTB: Karya Kreatif NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif

    Wagub NTB: Karya Kreatif NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif