Kinerja Fiskal NTB Meningkat, Lalu Wirajaya : Kini Saatnya Mewujudkan Keadilan Anggaran yang Menyentuh Rakyat Kecil

Mataram, (KabarBerita) – Wakil Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Wirajaya, menyampaikan apresiasi dan catatan strategis atas laporan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Provinsi NTB terkait kinerja fiskal daerah hingga Mei 2025. Dalam pandangannya, capaian fiskal ini mencerminkan kebangkitan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang untuk membangun keadilan anggaran yang lebih terasa di akar rumput.

“Kinerja fiskal kita menunjukkan arah yang tepat. Namun tugas belum selesai: realisasi anggaran harus disempurnakan dengan distribusi yang adil dan berdampak langsung pada rumah tangga rakyat kecil,” tegas Lalu Wirajaya dalam keterangannya di Mataram, Rabu (25/6).

Fiskal Meningkat, Tapi Jangan Lupa Rakyat Kecil

Hingga Mei 2025, NTB berhasil mencatatkan pendapatan negara sebesar Rp 1,4 triliun (32,65%) dan belanja negara Rp 9,9 triliun (36,10%). Lalu Wirajaya menilai capaian ini sebagai indikator bahwa kebijakan fiskal pusat sudah mulai menyatu dengan dinamika pembangunan di NTB.

“Saya melihat ini sebagai momentum emas. Namun APBN bukan sekadar barisan angka, ia harus menjadi denyut nadi keadilan sosial. Maka PR kita adalah memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara di NTB mampu mengubah wajah desa, mengangkat derajat petani, dan membuka ruang masa depan anak-anak muda kita,” lanjutnya.

Lalu Wirajaya (Tengah) saat membesamai Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal (Kiri) Bupati Loteng, Lalu Pathul Bahri dan Sekda NTB Lalu Gita Aryadi (Kanan) dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.

Apresiasi untuk Gubernur Lalu Muhamad Iqbal: Pemersatu dan Penjaga Arah

Tak lupa, Lalu Wirajaya memberi penghormatan khusus kepada Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, yang dinilai mampu menciptakan iklim birokrasi yang solid, dialogis, dan progresif dalam menyambut arus fiskal pusat.

“Di bawah kepemimpinan Gubernur Lalu Iqbal, kita menyaksikan lahirnya pendekatan pembangunan yang lebih beradab yang tidak mengukur keberhasilan dari beton dan angka semata, tapi dari seberapa banyak masyarakat merasa dilibatkan dan dimuliakan,” ucapnya.

Menurutnya, keberanian Gubernur Iqbal dalam membangun diplomasi fiskal ke pusat dan mendorong tata kelola anggaran yang responsif menjadi fondasi kuat untuk membawa NTB keluar dari pusaran ketimpangan struktural.

DPRD Siap Kawal Kualitas Belanja dan Penguatan Desa

Sebagai lembaga pengawas anggaran, Lalu Wirajaya menegaskan bahwa DPRD NTB akan terus mengawal efektivitas belanja, termasuk belanja dana desa, bansos, hingga bantuan pendidikan.

“Dana desa bukan hanya untuk membagi-bagikan BLT. Ia harus menjadi benih ekonomi produktif di desa, dari budidaya, wisata lokal, hingga industri rumahan,” kata politisi Partai Gerindra itu.

Ia menegaskan pentingnya transformasi dari bantuan karitatif menuju pemberdayaan berkelanjutan. Menurutnya, ketahanan pangan dan ketahanan iklim di desa-desa harus menjadi prioritas penggunaan dana transfer ke daerah.

Catatan Strategis: Hilirisasi, Pariwisata, dan Bonus Demografi NTB

Menutup pernyataannya, Lalu Wirajaya mengingatkan bahwa NTB tengah memasuki masa kritis: era hilirisasi tambang, kebangkitan pariwisata pasca-pandemi, dan munculnya bonus demografi muda.

“Kita tidak boleh hanya mengejar realisasi anggaran. Kita harus mengejar perubahan struktur ekonomi. Jadikan dana fiskal sebagai jembatan menuju NTB yang adil, hijau, berkelanjutan, dan layak huni bagi generasi mendatang,” tandasnya.

“Sudah saatnya kita tidak hanya menyerap anggaran, tapi juga menyerap harapan rakyat. Mari kita satukan anggaran dengan hati. Karena negara yang besar bukan dilihat dari total APBN-nya, tapi dari seberapa besar ia memanusiakan warganya,” pungkas Lalu Wirajaya.(*)

Related Posts

Sejumlah Dapur MBG di NTB Sementara Distop Operasional, Ini Penyebabnya

MATARAM (KabarBerita)-Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terpaksa menghentikan sementara operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akibat keterlambatan pencairan dana dari pusat. Ketua Satuan…

Presiden Luncurkan Indonesia ASRI, NTB Tegaskan Komitmen Hijau

MATARAM (KabarBerita)–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat menegaskan komitmennya memperkuat agenda pembangunan hijau seiring peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) oleh Presiden Republik Indonesia pada peringatan Hari…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Sejumlah Dapur MBG di NTB Sementara Distop Operasional, Ini Penyebabnya

Sejumlah Dapur MBG di NTB Sementara Distop Operasional, Ini Penyebabnya

Komisaris BPR NTB Pastikan Penyaluran Gaji PPPK Tetap Berjalan Lancar

Komisaris BPR NTB Pastikan Penyaluran Gaji PPPK Tetap Berjalan Lancar

Kanwil Kemenag NTB Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pengawasan dan Pembinaan Pesantren

Kanwil Kemenag NTB Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pengawasan dan Pembinaan Pesantren

Kos Elite Menjamur, Camat Cakranegara: Kami Hanya Awasi Ketertiban, Bukan Operasionalnya

Kos Elite Menjamur, Camat Cakranegara: Kami Hanya Awasi Ketertiban, Bukan Operasionalnya

Mori Hanafi Dukung Porwada Perdana PWI NTB 2026, Optimistis PON 2028 Sukses

Mori Hanafi Dukung Porwada Perdana PWI NTB 2026, Optimistis PON 2028 Sukses

Kos Elite Jadi Sorotan,BKD Mataram Cari Celah Pemungutan Pajak

Kos Elite Jadi Sorotan,BKD Mataram Cari Celah Pemungutan Pajak