
Mataram, (KabarBerita) – Salah satu Program prioritas Presiden Prabowo adalah Koperasi Merah Putih yang menitik beratkan pada pertumbuhan perekonomian dan ini yang menjadi perhatian penting di semua wilayah, termasuk di Wilayah NTB.
Terkait hal itu, Pemerihtah Provinsi NTB melalui Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB, Ahmad Masyhuri mengatakan Pembentukan koperasi Merah Putih di Daerah NTB sudah masuk dalam Rangking pertengahan skala Nasional.
“Alhamdulillah sampai saat ini, Kita sebenarnya berada di posisi tengah, kalau dilihat dari provinsi se – Indonesia untuk pembentukan koperasi merah putih, jadi secara nasional pun tidak jauh dari angka ini, mudah-mudahan sampai jam 09.00 malam, bisa update lagi mudah-mudahan lebih dari 80 % posisinya,” terangnya di Mataram, (25/6).
Masyhuri juga mengatakan target Koperasi yang akan di bentuk di NTB berjumlah 1.166 koperasi, dan dari total semua ini baru 79,25% yang sudah terbentuk sampai jam 09.00 pagi.
“Jadi sampai jam 09.00 pagi ini kita sudah update di Nusa tenggara Barat, sudah ada 79,25% koperasi merah putih yang terbentuk, dari target kita 1.166 Koperasi, jadi sudah ada 924 koperasi berbadan hukum dan sisanya 242 yang belum keluar badan hukumnya, jadi bukan belum diproses sudah diusulkan tapi badan hukumnya yang belum keluar,” ungkapnya.
Masyhuri juga mengatakan, ada kendala- kendala yang ditemui dilapangan sehingga pembentukan ini belum tuntas, seperti belum keluar Badan hukumnya dan kepengurusan yang berdasarkan hubungan kekerabatan seperti suami, istri anak dan keluarga yang ada dalam kepengurusan dan itu tidak diperbolehkan secara regulasi.
Dia juga menambahkan untuk wilayah yang sudah mencapai 100% pembentukan koperasi merah putih adalah Kabupaten Dompu dan yang terendah Kabupaten Sumbawa.
“Berdasarkan data yang kita lihat Kabupaten Dompu sudah mencapai 100% atau 81 koperasi sudah berdiri pembentukannya, sedangkan yang masih minim itu Kabupaten Sumbawa dengan rasio 51,52 % dan ini yang akan kita tekankan supaya cepat ditindak lanjuti” tutupnya. (Red)







