Lalu Muhibban : Jadikan Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

“Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan pedoman hidup bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan, menghargai keberagaman, serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,”

 

Mataram (KabarBerita) — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhibban mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni sebagai momentum strategis guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurut LMB pancasila bukan sekadar dasar negara, namun juga harus menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan, menghargai keberagaman, serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan pedoman hidup bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan, menghargai keberagaman, serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar LMB.

LMB menjelaskan, Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk mengingat sejarah, sebagai pengingat kolektif untuk kembali merawat nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini adalah refleksi bahwa ideologi Indonesia, yakni Pancasila, telah teruji dan mampu bertahan dari berbagai upaya makar dan pemberontakan.

“Mari kita jadikan momentum Hari Lahir Pancasila sebagai pengingat untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, demi Indonesia yang semakin maju dan sejahtera,” jelasnya.

Disamping itu, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengajak generasi muda agar terus meneladani nilai-nilai Pancasila. Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan, melainkan harus dihayati dan diamalkan sebagai pedoman berbangsa dan bernegara.

Ia juga juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam menghadapi tantangan modern, khususnya penyebaran informasi palsu (hoaks) dan polarisasi politik yang berpotensi merusak keharmonisan.

Ia berharap, melalui momentum ini, seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, tokoh agama, hingga pemuda, dapat mengambil peran aktif sebagai penjaga persatuan bangsa dan meneruskan semangat para pahlawan revolusi yang gugur dalam mempertahankan Pancasila.

Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintahan saat ini, dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang memiliki komitmen kuat terhadap Pancasila sebagai ideologi negara.

“Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan selalu menekankan pentingnya semangat persatuan dalam kebhinekaan. Pesan ini sangat relevan untuk memperkuat identitas bangsa di tengah tantangan global,” terangnya. (Red)

  • Related Posts

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    MATARAM (KabarBerita) – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTB menggelar rapat perumusan Satuan Tugas (Satgas) pencegahan tindak kekerasan dilingkup satuan pendidikan dan Pondok Pesantren (Ponpes) se-NTB. Acara tersebut dihadiri…

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

    “Reses ini menjadi momentum bagi kami untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat.”   Lombok Tengah (KabarBerita) — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (DPRD NTB) Daerah Pemilihan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga