Kolaborasi Pemprov NTB dan BAKTI Komdigi dalam Akselerasi Transformasi Digital di Wilayah Blankspot & Lemah Sinyal

Mataram, (KabarBerita) – Pemerintah Provinsi NTB menegaskan komitmennya untuk mempercepat penuntasan daerah blankspot dan lemah sinyal sebagai bagian dari agenda besar transformasi digital daerah.
Komitmen tersebut, ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Daerah Blankspot dan Lemah Sinyal yang digelar di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Selasa (14/10).

Rapat ini melibatkan seluruh Dinas Kominfo kabupaten/kota, Bappeda, serta Sekretariat Infrastruktur Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi.

“Kita ingin memastikan seluruh wilayah NTB, mendapatkan akses internet yang memadai. Tidak boleh ada lagi desa yang tertinggal, karena sinyal,” ujar Kepala Dinas Kominfotik NTB, H. Yusron Hadi, saat membuka rakor tersebut.

Pertemuan membahas hasil pemetaan terbaru per Maret 2025, menunjukkan masih terdapat 33 titik blankspot dan 124 titik lemah sinyal di seluruh NTB. Daerah dengan jumlah tertinggi berada di Dompu dan Bima (masing-masing 9 lokasi), disusul Lombok Utara (7 lokasi) dan Sumbawa (5 lokasi). Kadis Kominfotik menegaskan, penanganan diprioritaskan pada wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi dan potensi ekonomi besar seperti pariwisata, perikanan, dan pertanian.

“Transformasi digital bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga pemerataan manfaat. Daerah dengan potensi pariwisata dan ekonomi, harus mendapat dukungan konektivitas lebih dahulu,” imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan Sekretariat Infrastruktur BAKTI Komdigi memaparkan berbagai program yang sedang dan akan dijalankan di NTB. Sejak tahun 2016, BAKTI telah membangun lebih dari 100 Base Transceiver Station (BTS) di wilayah NTB. Pada 2025, BAKTI menargetkan pembangunan 13 lokasi tambahan serta peningkatan kapasitas jaringan 4G, melalui penggantian media transmisi dari radio link ke fiber optik, terutama di wilayah Bima dan Dompu.

“Kami terus melakukan validasi dan evaluasi bersama pemerintah daerah, untuk memastikan intervensi dilakukan pada titik prioritas yang benar-benar membutuhkan,” jelas perwakilan BAKTI.

Pada sisi pemerintah kabupaten/kota, sejumlah Kepala Dinas Kominfo menyatakan dukungannya terhadap percepatan transformasi digital. Diakui masih terdapat titik lemah sinyal di wilayah potensial seperti Paremas, Toyang, dan Lenek Buren di Lombok Timur, serta Taman Langit, Lingsar, dan Longgongan di Lombok Barat yang merupakan kawasan wisata dan pendidikan.

Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat koordinasi dengan provider dan BAKTI. Mendorong optimalisasi jaringan, sejalan dengan program digitalisasi desa yang kini tengah digalakkan.

Kolaborasi lintas sektor juga menjadi perhatian Bappeda NTB, menekankan pentingnya overlay data potensi wilayah dengan data blankspot, agar intervensi pembangunan infrastruktur digital lebih tepat sasaran.

Rakor menjadi langkah awal penyusunan kebijakan payung provinsi, terkait percepatan penanganan daerah blankspot. Pemerintah NTB bersama BAKTI dan penyedia layanan telekomunikasi, sepakat menyusun rencana tindak lanjut berupa validasi lapangan, sinkronisasi, serta pembentukan forum lanjutan guna mempercepat realisasi konektivitas merata di seluruh NTB.

“Forum ini bukan yang terakhir. Setelah ini, kita akan bergerak ke tahap intervensi konkret, agar seluruh masyarakat NTB bisa menikmati konektivitas yang setara,” imbuh Kadis Kominfotik Provinsi NTB. (red)

Related Posts

KNPI NTB Gelar Rapimpurda Bahas Persiapan Musda dan Konsolidasi OKP

Mataram (Kabarberita) – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi NTB akan menggelar Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) pada 17-18 Juli 2026 di Mataram, Forum Rapimpurda tersebut…

Perkuat Diplomasi Investasi, Pemprov NTB Bidik Kerja Sama Strategis dengan Maroko

MATARAM (KabarBerita)– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat diplomasi investasi dengan membuka peluang kerja sama strategis bersama Kerajaan Maroko di berbagai sektor unggulan. Langkah tersebut ditandai dengan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Tarif TPU di Mataram Segera Berlaku, Pemkot Siapkan Regulasi dan Layanan Pemakaman Modern

Tarif TPU di Mataram Segera Berlaku, Pemkot Siapkan Regulasi dan Layanan Pemakaman Modern

KNPI NTB Gelar Rapimpurda Bahas Persiapan Musda dan Konsolidasi OKP

KNPI NTB Gelar Rapimpurda Bahas Persiapan Musda dan Konsolidasi OKP

Perkuat Diplomasi Investasi, Pemprov NTB Bidik Kerja Sama Strategis dengan Maroko

Perkuat Diplomasi Investasi, Pemprov NTB Bidik Kerja Sama Strategis dengan Maroko

Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

Porprov XII Resmi Dibuka, Gubernur Pacu Prestasi Atlet dan Kesiapan PON 2028

Wamendagri Bima Arya sebut Gubernur NTB sukses Bangun Ekosistem Pariwisata 

Wamendagri Bima Arya sebut Gubernur NTB sukses Bangun Ekosistem Pariwisata 

Gubernur Iqbal tegaskan Raker APPSI tidak hanya forum koordinasi tapi kolaborasi solutif Pemerintah Provinsi

Gubernur Iqbal tegaskan Raker APPSI tidak hanya forum koordinasi tapi kolaborasi solutif Pemerintah Provinsi