
Mataram, (KabarBerita) — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menorehkan hasil positif dalam penerimaan retribusi daerah. Hingga Oktober 2025, penerimaan retribusi DKP telah menembus angka Rp 800 juta, melampaui target awal sebesar Rp730 juta.
Pencapaian ini disampaikan oleh Sekretaris DKP NTB, Hikmah Aslinasari, dalam rapat Optimalisasi Target Pendapatan Daerah tahun 2026 yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang berlangsung di Ruang Tambora, Kantor Gubernur NTB, Selasa (14/10).
“Kami bersyukur capaian retribusi sampai Oktober ini sudah melebihi target tahunan. Ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara petugas lapangan, pelaku usaha perikanan, dan dukungan regulasi dari pemerintah daerah,” ujar Hikmah.
Menurut Hikmah kontribusi terbesar berasal dari sektor perikanan tangkap dan pemanfaatan pelabuhan perikanan. Penerapan sistem digitalisasi dan peningkatan pengawasan juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas pemungutan retribusi.
Hikmah menambahkan, pihaknya optimis capaian hingga akhir tahun akan semakin meningkat.
“Dengan sisa waktu dua bulan lagi, kami yakin bisa menambah pendapatan daerah lebih besar lagi. Ini tentu akan kami dorong untuk mendukung program pembangunan sektor kelautan di NTB,” tambahnya.
DKP NTB berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan retribusi demi mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan dan perikanan yang berkelanjutan di NTB. (red)






