
MATARAM (KabarBerita) – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTB Irjen. Pol Kalingga Rendra Raharja melepas 868 personel untuk Patroli Rinjani Presisi guna menciptakan situasi kondusif di sepuluh Kabupaten/Kota se-NTB.
Pelepasan dilaksanakan usai Apel Kesiapan yang dipimpin langsung Kapolda NTB di Lapangan barat Islamic Center NTB pada Sabtu (30/5/2026) malam.
Dalam sambutan, Kapolda NTB Irjen. Pol Kalingga menyampaikan, keamanan dan ketertiban merupakan syarat mutlak yang harus diciptakan guna melangsungkan kehidupan sosial, agama, ekonomi yang suistanable (berkelanjutan. Red). untuk mewujudkan itu semua Polda NTB melakuakan Patroli Rinjani Presisi sebagai solusi dalam memlihara kemanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Patroli Rinjani Presisi sebagai langkah nyata dalam memperkuat pemeliharaan kemananan dan ketertiban, serta melalui Patroli yang terukur, masif dan berkelanjutan sesuai dengan fungsi preemtif dan preventif kepolisian,” ujarnya.
Selain itu, Irjen Pol Kalingga menyebutkan dalam patroli tersebut melibatkan 868 personel, dan didukung 235 unit kendaraan roda empat, dengan sasaran 244 titik strong point, dengan kerawanan meliputi Curat (Pencurian dengan Pemberatan), Curas (Pencurian dengan Kekerasan), dan Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor), kecelakaan lalu lintas, kemacetan, balap liar, serta semua bentuk gangguan kamtibmas.
“Karena banyak bentuk gangguan kamtibmas maka patroli ini melibatkan kekuatan personel dari berbagai fungsi kepolisian dan dilengkapi alat komunikasi serta pelindung diri,” katanya.
Ia menambahkan khusus di Kota Mataram, Polda NTB menerjunkan 223 personel, dengan 61 kendaraan roda empat sebagai pendukung serta 75 titik strong point, guna memastikan kehadiran negara melalui representasi Polri secara optimal dipusat-pusat keramaian di Kota Mataram.
Selain itu Polda NTB dan 10 jajaran Polres se-NTB, secara serentak menggelar Patroli Rinjani Presisi yang tujuannya menjaga kemanan dan ketertiban serta kelancaran dalam berlalu lintas serta mencegah sejak dini tindak pidana pelanggaran hukum dan gangguan kamtibmas dan menghadirkan sosok Polri yang selalu dekat dengan masyarakat dan dirasakan manfaatnya, serta mampu melakukan deteksi dini dan pencegahan dini terhadap berbagai potensi kerawanan maupun konflik sosial.
“Jadi ini empat tujuan dari Patroli Rinjani Presisi ini,”jelasnya.
Disamping itu Irjen Pol Kalingga mengatakan Patroli ini dilakukan didaerah rawan gangguan seperti pusat keramaian, seperti pasar, terminal, jalan protokol, kawasan perbatasan dan daerah strategis lainnya guna mengantisipasi munculnya permasalahan yang menimbulkan gangguan kamtibmas.
“Jadi polanya meliputi Patroli Kendaraan Roda empat, Patroli terpadu lintas fungsi, serta Patroli yang difokuskan pada titik-titik rawan sesuai dengan analisa dan pemetaan kerawanan wilayah,” pungkasnya. (Wira/red).






