Mataram Bebas dari Darurat Sampah, Buah Transformasi Pengelolaan yang Modern

‎Mataram (KabarBerita) – Kota Mataram kini resmi dinyatakan bebas dari status darurat sampah. Kepastian ini tertuang dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 2567 Tahun 2025 tentang Daerah dengan Kedaruratan Sampah.

‎Status ini menjadi bukti keberhasilan Pemerintah Kota Mataram bersama masyarakat dalam memperbaiki pengelolaan sampah secara lebih baik dan berkelanjutan.

‎Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi, mengatakan capaian ini merupakan hasil kerja bersama semua pihak, mulai dari petugas kebersihan hingga masyarakat.

‎“Ini bukti nyata bahwa kolaborasi dan kesadaran warga menjadi kunci dalam menjaga kebersihan kota,” ujarnya, Minggu (26/10).

‎Menurut Nizar, keberhasilan Mataram juga didukung oleh pembenahan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern. Sejumlah program seperti Maggot Center, TPST Modern Sandubaya, serta penggunaan mesin insinerator menjadi langkah nyata dalam mengurangi timbunan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA).

‎“Dengan sistem yang lebih modern, volume sampah yang terbuang sia-sia bisa ditekan. Ini membantu memperpanjang umur TPA dan menjaga lingkungan tetap bersih,” jelasnya.

‎Ia berharap status bebas darurat sampah ini bisa terus dipertahankan melalui partisipasi aktif masyarakat.

‎“Kami mengajak warga untuk terus menjaga semangat ini agar kebersihan kota tetap terpelihara, bukan hanya untuk hari ini, tapi juga untuk generasi mendatang,” ujarnya.

‎Sebagai informasi, pemerintah pusat menetapkan 336 daerah di Indonesia masih berstatus darurat sampah. Di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), hanya Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Timur yang dinyatakan bebas dari status tersebut.

‎Banyak daerah lain masih terkendala karena belum memiliki tempat pengolahan akhir (TPA) yang memadai dan masih melakukan pembuangan terbuka (open dumping), yang berpotensi menyebabkan pencemaran dan masalah kesehatan.

  • Related Posts

    Dalih Pemeriksaan BPK, Penertiban Reklame Bodong di Mataram Belum Bergerak

    Mataram(KabarBerita) – Upaya penertiban reklame bodong di Kota Mataram belum bisa bergerak dalam waktu dekat. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram mengungkapkan, penundaan tersebut berkaitan dengan kesibukan…

    Cadangan Beras Kebencanaan Mataram Habis, Anggaran 2026 Turun Drastis

    Mataram(KabarBerita) – Cadangan pangan berupa beras yang disiapkan untuk penanganan kebencanaan di Kota Mataram kini telah habis. Kondisi ini terjadi di tengah merosot tajamnya alokasi anggaran cadangan pangan daerah pada…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Direksi Baru PT GNE, Dewan NTB Dorong Ekspansi Bisnis, MBG dan Kopdes Potensial Dijajaki

    Direksi Baru PT GNE, Dewan NTB Dorong Ekspansi Bisnis, MBG dan Kopdes Potensial Dijajaki

    Direksi Baru PT. GNE Resmi Ditetapkan, Kerja Agresif Jadi Fokus Utama

    Direksi Baru PT. GNE Resmi Ditetapkan, Kerja Agresif Jadi Fokus Utama

    Kemenko PM Mendorong Transformasi Industri Bambu Selaawi sebagai Penggerak Ekonomi Perdesaan

    Kemenko PM Mendorong Transformasi Industri Bambu Selaawi sebagai Penggerak Ekonomi Perdesaan

    Dalih Pemeriksaan BPK, Penertiban Reklame Bodong di Mataram Belum Bergerak

    Dalih Pemeriksaan BPK, Penertiban Reklame Bodong di Mataram Belum Bergerak

    BRIDA NTB Bersama PLN dan BRIN Akselerasi Pengembangan Riset PLTAL Selat Alas

    BRIDA NTB Bersama PLN dan BRIN Akselerasi Pengembangan Riset PLTAL Selat Alas

    Cadangan Beras Kebencanaan Mataram Habis, Anggaran 2026 Turun Drastis

    Cadangan Beras Kebencanaan Mataram Habis, Anggaran 2026 Turun Drastis