
Mataram, (KabarBerita) — Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal akhirnya melantik Abul Chair sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB di Pendopo Gubernur, Kamis (09/4).
Abul Chair yang merupakan pria kelahiran Madura itu mengalahkan dua pesaing kuatnya yakni Ahmad Saufi dan H. Ahsanul Khalik.
Pelantikan Abul Chair sebagai Sekda NTB depinitif dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 29/TPA Tahun 2026 yang ditetapkan pada 17 Maret 2026.
”Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ucap gubernur NTB Lalu Iqbal melantik.
Kehadiran Abul Chair sebagai panglima tertinggi birokrasi di pemprov NTB menaruh harapan semua pihak. Jabatannya sebagai kepala Perwakilan BPKP Jawa Timur dianggap menjadi modal besar dalam mengorkestrasi program Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.
Harapan itu terutama disampaikan Wakil Ketua I DPRD NTB. H. Lalu Wirajaya yang secara pribadi dan kelembagaan mengapresiasi kinerja pansel dan pelantikan Sekda NTB depinitif Abul Chair.
“Jadi kita berharap beliau (Abul Chair) harus mampu mengakselerasi dan mengejawantahkan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB,” kata H. Lalu Wirajajaya, Kamis (09/4).
Menurutnya Abul Chair harus mampu berkomunikasi dengan semua pihak terutama legislatif serta memastikan program gubernur berjalan dengan baik. Meski datang dari luar NTB, Lalu Wirajaya percaya Abul Chair bisa beradaptasi dan memahami karakteristik NTB.
“Maka hasil pansel dan pilihan pak gubernur hari ini kita tunggu kinerja baiknya,” ujarnya.
Politisi partai Gerindra ini pun menekankan agar Abul Chair bisa berlari cepat dan bekerja maksimal dalam mengejawantahkan program-program gubernur terutama terkait program pangan, pariwisata dan kemiskinan.
“Beliau adalah panglima tertinggi di birokrasi. Program-program gubernur harus dicermati kita tidak bisa menunggu lagi, harus bisa mengejawantahkan bagaimana program pangan di NTB, pariwisata mendunia dan kemiskinan ekstrim,” pungkasnya.
Selain itu, Lalu Wirajaya juga mengingatkan agar sekda depinitif bisa menjaga ritme dan hubungan baik dengan legislatif. Melakukan tata kelola keuangan, memastikan akuntabilitas dan transparansi.
“Tata kelola keuangan di NTB, akuntabilitas dan transparansi agar semakin baik terutama saat efisiensi anggaran seperti saat ini. Kita butuh orang seperti itu,” tandasnya.
Seperti diketahui, Sekda NTB, Abul Chair yang dilantik hari ini merupakan pria kelahiran Madura dan menjabat sebagai kepala Perwakilan BPKP Jawa Timur.
Dalam pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Ketua DPRD NTB, Forkompinda Provinsi NTB serta seluruh Kepala OPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTB. (red)






