Mengenal Sosok Lalu Anis, Cak Kholid : Komandan Perang Teguh Kembulan

Cak Kholid (kiri) bersama Lalu Anis Mujahid Akbar saat menghadiri debat kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2024 lalu.

MATARAM (KabarBerita) – Nama Lalu Anis Mujahid Akbar belakangan ini hangat menjadi perbincangan publik. Pasalnya mantan ketua tim pemenangan Iqbal- Dinda pada Pilgub NTB 2024 lalu itu masuk dalam 10 nama calon Komisaris Independen Bank NTB Syariah yang diserahkan panitia seleksi (pansel) kepada gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Kamis (22/5).

Lalu siapakah Lalu Anis Mujahid Akbar, apa backgroundnya?

Cak Kholid salah satu temen dekat Lalu Anis Mujahid Akbar menuturkan kisah awal Lalu Anis masuk tim relawan pemenangan Iqbal-Dinda dan langsung didapuk menjadi ketua tim.

“Saya lupa  tanggal dan bulan beliau (Lalu Anis Mujahid Akbar) ditetapkan sebagai ketua Tim Relawan Pemenangan Iqbal-Dinda, kalo nggak salah sekitar bulan April 2024,” kata Cak Kholid kepada KabarBerita, Jum’at (23/5).

Saat itu, kata Cak Kholid semua orang terkejut termasuk dirinya dengan penunjukkan Lalu Anis sebagai ketua tim pemenangan Iqbal-Dinda. Bukan tanpa alasan, tapi publik mengetahui bahwa sosok Lalu Anis tidak pernah terlibat secara langsung dalam politik praktis.

“Kami semua terkejut termasuk saya, kenapa beliau yang tidak pernah terlibat politik praktis ditunjuk menjadi ‘Jenderal Perang’ ketua tim pemenangan Iqbal-Dinda, itu sungguh keputusan ‘out of the box’ dari seorang Lalu Muhammad Iqbal,” kenangnya.

Karena alasan itu, lanjut Cak Kholid banyak orang pesimis, pengalaman lapangan dan tidak ada-nya riwayat dalam dunia politik menjadi alasan keraguan paling utama.

Namun kondisi itu perlahan berubah. Seiring berjalannya waktu, berawal dari sekedar perjumpaan, diskusi dan kerja-kerja taktis dilapangan mulai terlihat pikiran dan tangan dingin Lalu Anis dalam menyelesaikan persoalan dilapangan.

“Pengalaman kerja beliau sebagai manager operasional perusahaan tambang multinasional (AMNT) dan seorang komisaris utama 2 (dua) buah bank, tentu bukan background yang sederhana. Ada ‘kemapanan’ dalam sikap, tindakan dan kata-kata, itulah menjadikan kami para serdadu selalu tunduk dan patuh pada setiap perintah yang beliau sudah putuskan,” aku Cak Kholid.

Sosok Lalu Anis yang di awal diragukan kini berubah menjadi sosok yang dikagumi. Selain ahli dalam per-bankkan, Lalu Anis ternyata juga mahir dalam meramu dan memimpin gerakan politik hingga mengantarkan Iqbal-Dinda menjadi pemenang Pilgub NTB 2024. Kemampuan itu diyakini Cak Kholid diturunkan dari orang tua beliau H. Lalu Mujitahid yang tersohor sebagai politisi ulung pada zamannya.

“Dalam tradisi Sasak, ada yang disebut ‘Teguh Kembulan’, keperkasaan/ilmu yang diturunkan dari jalur nasab (tanpa perlu belajar) ia turun dengan sendirinya dan pada waktunya, sedang dalam tradisi Islam disebut ‘Ilmu Laduni’. Kemampuan beliau dalam memimpin pergerakan  politik seolah mengalir begitu saja, banyak mendengarkan dan sedikit bicara itu juga membuat  hampir tak ada gejolak yang berarti dari kapal yang beliau nahkodai,” lanjut Cak Kholid.

Mungkin itulah kenapa sang ayah (alm) Haji Lalu Mujitahid (mantan Bupati Lombok Barat) nama yang masih terdengar ditengah masyarakat hingga hari ini, menamakan beliau Lalu Anis Mujahid Akbar; Lalu Anis (sang) Pejuang Besar,” sambungnya.

Diketahui, Panitia Seleksi (Pansel) Bank NTB Syariah telah menyerahkan 10 nama calon Komisaris Independen kepada Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. Nama-nama tersebut diumumkan lengkap dengan profilnya pada Kamis (22/5). Dari 10 nama calon Komisaris Bank NTB Syariah yang diserahkan itu, satu diantaranya nama ketua tim pemenangan Iqbal-Dinda, Lalu Anis Mudjahid Akbar.

Menurutnya sekretaris Pansel, Ridwan Mas’ud, masuknya nama Lalu Anis Mudjahid Akbar dalam daftar 10 calon komisaris itu murni berdasarkan hasil seleksi dan bukan karena intervensi dari siapapun. Karena gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, katanya sedari awal juga mewanti-wanti kepada tim pansel untuk transparan dalam proses seleksi.

“Dan memang kenyataannya Pak Anis itu punya kemampuan yang andal. Dia punya nilai tinggi, jadi bukan semata-mata karena ada intervensi,” tegasnya.

  • Related Posts

    Remaja yang Terseret Arus Sungai Ditemukan Meninggal Dunia di Bima

    BIMA (KabarBerita)-Tim SAR gabungan berhasil menemukan Ikbal (12 tahun), remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus deras di Sungai Desa Kenanga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal…

    Tiga Program Strategis PUPR Diresmikan Sebagai Kado HUT NTB ke 67

    Mataram (KabarBerita) – Hari Ulang Tahun (HUT) Nusa Tenggara Barat (NTB) ke-67 yang jatuh pada tanggal 17 Desember tiap tahunnya, tinggal menghitung hari. Beberapa program juga siap diresmikan bertepatan dengan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Dinas Perikanan Kaget Lapak Pasar Ikan Dibongkar untuk Pembangunan KMP

    Dinas Perikanan Kaget Lapak Pasar Ikan Dibongkar untuk Pembangunan KMP

    Remaja yang Terseret Arus Sungai Ditemukan Meninggal Dunia di Bima

    Remaja yang Terseret Arus Sungai Ditemukan Meninggal Dunia di Bima

    Tiga Program Strategis PUPR Diresmikan Sebagai Kado HUT NTB ke 67

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Petani Keluhkan Harga Racun Hama Padi Melambung Tinggi

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Petani Keluhkan Harga Racun Hama Padi Melambung Tinggi

    Proyek Revitalisasi Sekolah Terlambat, Pemkot Mataram Terancam Tanggung Beban Anggaran

    Proyek Revitalisasi Sekolah Terlambat, Pemkot Mataram Terancam Tanggung Beban Anggaran

    Polres Loteng Bersama Stakeholder dan Masyarakat Sepakat Tolak Penambangan Emas Ilegal di kawasan Pantai Kuta

    Polres Loteng Bersama Stakeholder dan Masyarakat Sepakat Tolak Penambangan Emas Ilegal di kawasan Pantai Kuta