
“Di tengah padatnya tugas saya sebagai Tim Pengawas Haji Indonesia Tahun 1447 H / 2026 M, ada kebahagiaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata,”
Mataram (KabarBerita) — Momen haru mewarnai perjalanan tugas anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi PKB, HJ. Mahdalena, S.S.,M.M sebagai Tim Pengawas Haji Indonesia tahun 2026 di tanah suci Makkah.
Legislator Senayan dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTB 1 Pulau Sumbawa itu menyempatkan diri bersua dengan Jamaah Haji Embarkasi LOP NTB, khususnya jamaah asal Kabupaten Bima, Kota Bima, Dompu, Kabupaten Sumbawa, dan Sumbawa Barat.
“Di tengah padatnya tugas saya sebagai Tim Pengawas Haji Indonesia Tahun 1447 H / 2026 M, ada kebahagiaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata,” ungkap Hj. Mahdalena penuh haru bercampur bahagia.
Politisi PKB itu mengungkapkan ada perasaan haru yang begitu dalam saat melihat wajah-wajah jamaah haji yang ia anggap sebagai orang tua yang dengan penuh ikhlas, penuh harapan dan penuh air mata syukur karena mendapatkan panggilan dari Allah SWT.
“Ada rasa haru yang begitu dalam saat melihat wajah-wajah orang tua kita. Wajah yang penuh keikhlasan, penuh harapan, dan penuh air mata syukur karena akhirnya Allah SWT memanggil mereka menjadi tamu-Nya di Tanah Suci,” ungkapnya.
Menurut Mahdalena, banyak diantara mereka yang sudah menunggu hingga bertahun-tahun. Menabung sedikit demi sedikit dari hasil bertani, berdagang, dan bekerja keras demi satu cita-cita suci, menunaikan rukun Islam yang kelima yakni naik haji.
“Ada yang menunggu hingga rambut memutih, tenaga mulai melemah, namun semangat untuk memenuhi panggilan Allah tidak pernah padam,” ujarnya.
Dari perjumpaan ini, Mahdalena melihat perjuangan mereka yang sangat luar biasa melangkah dengan pakaian irham, membawa doa dan harapan yang dititipkan keluarga dan kampung halaman.
“Sungguh ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan hati dan keimanan,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, politisi perempuan asal Dompu ini kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh jamaah haji mendapatkan pelayanan terbaik, mulai dari penginapan, transportasi, makanan, minuman, pelayanan kesehatan, obat-obatan dan vitamin.
“Sebagai wakil rakyat dan bagian dari Tim Pengawas Haji Indonesia, kami ingin memastikan bahwa seluruh jamaah mendapatkan pelayanan terbaik. Seluruh kebutuhan jamaah selama berada di Tanah Suci harus benar-benar terlayani dengan baik dan terutama pada pelaksanaan Armuzna, fase paling sakral dan paling berat dalam rangkaian ibadah haji,” pungkas Mahdalena.
Bagi Mahdalena kenyamanan dan keselamatan jamaah adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Karena di balik setiap jamaah, ada keluarga yang menitipkan doa dan harapan agar orang tua mereka dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, kemudahan, dan kelancaran kepada seluruh jamaah haji Indonesia, khususnya jamaah dari NTB. Semoga setiap langkah mereka di Tanah Suci menjadi penghapus dosa, setiap doa diijabah Allah SWT, dan setiap air mata haru menjadi saksi betapa besarnya kerinduan seorang hamba kepada Rabb-Nya,” harapnya. (Red)






