Marak Kasus Asusila Dilingkungan Pendidikan di NTB, Yek Agil Dorong Pengawasan dan Pembinaan Diperketat

MATARAM (KabarBerita)-Maraknya kasus asusila dilingkungan pendidikan di NTB menjadi sorotan publik akhir-akhir. Pasalnya, belum lama ini viral kasus dugaan pencabulan atau sodomi terhadap empat santri di salah satu pondok pesantren di Lombok Tengah yang diduga melibatkan oknum guru.

Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB Yek Agil mendorong pengawasan dan Pembinaan ditingkatkan dilingkungan pendidikan dan Pondok Pesantren (Ponpes), melihat banyaknya tindak asusila diranah pencetak generasi bangsa itu.

“Jadi lembaga yang diberikan kewenangan dalam hal ini kementerian agama supaya memberikan pembinaan dan melakukan proses pengawasan dilakukan secara rutin, dan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi),” ujar Yek Agil, usai Rapat Paripurna DPRD di area Kantor Gubernur, Kamis (21/5/2026).

Lebih lanjut, politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) NTB asal Lombok Tengah ini menegaskan, jika selama ini lingkungan pendidikan telah menjalankan perannya dengan baik, sedangkan kasus-kasus yang mencoreng nama baik instansi pendidikan, menjadi ranah para Penegak hukum untuk menindak lanjuti serta memvalidasi guna menegakan keadilan.

“Dalam konteks ini ada normanya ya, saya yakin mereka telah menjalankan tupoksinya di Ponpes dan dalam hal ini perlu didalami dulu, dan kita serahkan ke pihak yang berwajib,” tegasnya.

Ia juga mengatakan semua akan berproses sesuai dengan regulasi yang ada, tapi tetap tidak boleh memutuskan secara sepihak atau menghakimi terutama lingkungan pendidikan, dan harus ada keputusan tetap dari pihak yang berwajib, supaya tidak menjadi kontroversi.

“Semua akan berproses, setelah adanya keputusan hukum tetap, baru kita menjustice,” ucapnya.

Yek Agil, tidak memungkiri jika tindak asusila terjadi dilingkungan pendidikan, tapi tetap harus selektif dalam menentukan siapa yang menjadi aktor tindakan tersebut, dan tidak menyimpulkan secara umum kalau wilayah pendidikan atau ponpes menjadi tempat yang dijadikan sarang asusila.

“Kalaupun ada kasus seperti itu, kita harus bisa memilah-milah, itu ulah oknum dan kita tidak bisa men-generalisasi ponpes, kita dewasalah mensikapi hal itu,” tambahnya.

Ia menghimbau supaya ada langkah solutif dan tentu harus ada perbaikan di setiap lini, baik dari hulu ke hilir dilingkungan pendidikan, guna menjaga kondusivitas serta demi mewujudkan generasi masa depan yang terdidik dan berahlak.

“Mari kita juga berbenah terhadap isu-isu krusial di ponpes ini,” pungkasnya. (Wira/red).

  • Related Posts

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    ‎Mataram(KabarBerita) – Suasana sidang pembacaan putusan kasus kematian Ni Made Vaniradya Puspa Ningsih alias Vira di Pengadilan Negeri Mataram, Rabu, berubah menjadi penuh emosi sesaat setelah majelis hakim menjatuhkan vonis…

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Mataram(KabarBerita)– Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Mataram menjatuhkan vonis enam tahun penjara kepada Radiet Adiansyah alias Radit dalam perkara kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Ni Made Vaniradya Puspa Nitra. Putusan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga