
Mataram, (KabarBerita) – Penanganan dampak banjir adalah prioritas Pemerintah saat ini baik Provinsi maupun Kota dan khususnya daerah yang paling banyak terdampak yaitu dikawasan padat penduduk.
Gubernur NTB Dr. Lalu Muhammad Iqbal mengatakan bahwa Pemprov dan semua OPD terkait akan terus melakukan percepatan dalam proses mitigasi dampak banjir yang terjadi di Kota Mataram terutama sekali di daerah yang sangat membutuhkan bantuan.
“Pemerintah fokus ke kampung yang membutuhkan bantuan, kita hadir untuk orang yang membutuhkan bantuan dan kita memang diberikan kesempatan untuk fokus ke masyarakat yang tidak mampu untuk saat ini,” kata Gubernur Lalu Iqbal, Selasa (8/7).
Gubernur juga mengatakan bahwa Pemprov dan Pemkot telah melakukan koordinasi yaitu dengan melakukan diskusi untuk mengklaim klaster yang mana saja yang akan dijadikan sasaran dari penanganan dampak banjir.
“Jadi Pemprov dan Pemkot sudah ada klaster masing-masing untuk tugas penanganannya,” jelasnya.
Dia menambahkan bahwa Pemprov telah melakukan rapat maraton 2 kali dengan Forkopimda untuk penanganan dampak banjir.
Selain itu Miq Iqbal juga menegaskan pentingnya andil dari masyarakat untuk menjaga kesadaran bersama yaitu dengan pentingnya menjaga lingkungan, pentingnya tidak membuang sampah sembarangan, pentingnya jangan membangun bangunan permanen di bantaran sungai, jangan menutup selokan
“Jadi intinya perlu kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan mengikuti regulasi yang sudah ditetapkan demi kenyamanan bersama,” terangnya.
Miq Iqbal juga mengatakan perlunya pengawasan dari Pemerintah untuk para pengembangan usaha perumahan dengan memperhatikan aspek lingkungan.
“Perlu pengawasan dari Pemerintah untuk para pengembangan usaha perumahan supaya tidak muncul masalah yang sama lagi ke depannya “imbuhnya. (Red)






