Peringati Hari Bumi, PDAM Lombok Tengah Tanam Pohon Buah di Kawasan Hutan Lindung

LOMBOK TENGAH (KabarBerita)-Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Ardhia Rinjani (Tiara) Kabupaten Lombok Tengah menggelar aksi penanaman pohon buah di kawasan hutan lindung Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perlindungan sumber mata air sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Aksi tersebut melibatkan berbagai pihak, antara lain Pemerintah Desa Karang Sidemen, Universitas Mataram, Asia Foundation, dan Konsepsi.

Mengusung tema “Aksi untuk Bumi: Tanam Pohon, Tanam Harapan dalam Perlindungan Mata Air”, kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air di Lombok Tengah.

Direktur Perumdam Tiara, Bambang Supratomo, S.IP., MM, dalam keterangannya mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terus berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan melalui penanaman pohon.

“Air adalah kebutuhan primer manusia, kalau listrik mati masih ada lampu, tapi kalau air mati tidak ada yang bisa menggantikan, sehingga keberadaan mata air harus kita jaga. Salah satunya dengan terus menanam pohon agar tutupan lahan hutan tetap terpelihara. Jika hutan terjaga, maka bumi kita juga akan tetap terjaga,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon tidak boleh berhenti pada seremoni semata, tetapi harus diikuti dengan komitmen perawatan yang berkelanjutan.

“Sudah ratusan kegiatan penanaman pohon kita lakukan, namun seringkali kita tidak mengetahui apakah pohon tersebut bisa tumbuh atau tidak. Jangan sampai hari ini kita tanam, seminggu kemudian sudah hilang. Penting bagi kita untuk melakukan pengawasan dan perawatan secara rutin agar pohon dapat tumbuh dengan baik,” tegasnya .

Selain itu, Bambang juga merekomendasikan jenis pohon yang ditanam harus memenuhi 3 aspek sehingga bisa bertahan lama.

“Agar pohon yang ditanam bisa bertahan lama maka harus ada 3 aspek menjadi perhatian kita, yaitu aspek ekologis, aspek ekonomis, dan aspek sosial, itu menjadi dasar kita kenapa memilih tanam pohon buah seperti Alpukat dan Durian, karna memenuhi 3 aspek tadi terutama aspek ekonomi karna buahnya dapat bernilai ekonomis untuk masyakat, selain itu juga ada pohon beringin tapi itu kita tanam di sepadan sungai untuk menjaga mata air kita.” Tutupnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem hutan dan sumber mata air semakin meningkat, demi keberlangsungan hidup generasi mendatang. (red).

  • Related Posts

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    MATARAM (KabarBerita) – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTB menggelar rapat perumusan Satuan Tugas (Satgas) pencegahan tindak kekerasan dilingkup satuan pendidikan dan Pondok Pesantren (Ponpes) se-NTB. Acara tersebut dihadiri…

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

    “Reses ini menjadi momentum bagi kami untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat.”   Lombok Tengah (KabarBerita) — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (DPRD NTB) Daerah Pemilihan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga