Tim PBNU Lakukan Survei Lokasi Muktamar ke-35 di Ponpes Bagu Loteng

Lombok (KabarBerita) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menugaskan tim untuk melaksanakan survei fasilitas, kesiapan, serta daya dukung di sekitar Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama tahun 2026.

Kegiatan survei akan dilakukan selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juli 2026, sesuai dengan surat tugas yang diterbitkan PBNU pada 2 Juli 2026 di Jakarta. Tim yang ditugaskan terdiri dari unsur Rais, Katib, Ketua, Wakil Sekretaris Jenderal, hingga staf PBNU yang memiliki tanggung jawab melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai aspek kesiapan lokasi.

Adapun aspek yang menjadi fokus survei meliputi kesiapan sarana dan prasarana pesantren, aksesibilitas menuju lokasi, kapasitas fasilitas pendukung, akomodasi, transportasi, serta berbagai kebutuhan teknis lainnya yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

Dalam surat tugas tersebut, PBNU menegaskan bahwa hasil survei wajib dilaporkan secara tertulis setelah kegiatan selesai sebagai bahan evaluasi dan pengambilan keputusan mengenai kesiapan lokasi penyelenggaraan muktamar. Seluruh anggota tim juga diminta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sesuai amanah organisasi.

Tim survei yang ditugaskan antara lain dipimpin oleh KH. Aizuddin Abdurrahman sebagai Ketua, didampingi H. A. Syarif Munawi, ME., M.Sc dan H. M. Siahuddin, MH sebagai Wakil Sekretaris Jenderal, serta didukung oleh unsur Rais, Katib, dan staf PBNU lainnya. Lokasi yang menjadi objek survei adalah Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pelaksanaan survei ini menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan bahwa seluruh kebutuhan penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama dapat dipenuhi dengan baik. Selain meninjau kesiapan internal pesantren, tim juga akan melihat potensi dukungan dari pemerintah daerah, masyarakat, serta berbagai fasilitas penunjang di sekitar lokasi.

Melalui kegiatan ini, PBNU berharap proses persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama dapat berjalan secara matang sehingga pelaksanaan muktamar nantinya berlangsung lancar, tertib, dan memberikan manfaat bagi organisasi maupun masyarakat luas. (Red)

  • Related Posts

    GELITRA NTB Diluncurkan, Gubernur Miq Iqbal Ajak Generasi Muda Bangun Budaya Literasi dari Desa

    MATARAM (KabarBerita)- Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal secara resmi meluncurkan Gerakan Literasi Tradisional (GELITRA) NTB dalam rangkaian Kemah Literasi NTB Tahun 2026 yang digelar di Gedung Layanan Perpustakaan…

    Tiga Ponpes Diusulkan PWNU NTB Jadi Lokasi Mukhtamar, Tim Lakukan Survei Faktual

    “Yang pasti kriterianya sudah ditetapkan oleh Munas, yaitu kesiapan dan kelayakan, sarana prasarana, aspek finansial untuk mendukung penyelenggaraan Muktamar dengan lebih dari 10.000 muktamirin, kemudian aspek keamanan dan aspek spiritualitas,”…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Tim PBNU Lakukan Survei Lokasi Muktamar ke-35 di Ponpes Bagu Loteng

    Tim PBNU Lakukan Survei Lokasi Muktamar ke-35 di Ponpes Bagu Loteng

    GELITRA NTB Diluncurkan, Gubernur Miq Iqbal Ajak Generasi Muda Bangun Budaya Literasi dari Desa

    GELITRA NTB Diluncurkan, Gubernur Miq Iqbal Ajak Generasi Muda Bangun Budaya Literasi dari Desa

    Tiga Ponpes Diusulkan PWNU NTB Jadi Lokasi Mukhtamar, Tim Lakukan Survei Faktual

    Tiga Ponpes Diusulkan PWNU NTB Jadi Lokasi Mukhtamar, Tim Lakukan Survei Faktual

    Kesiapan NTB jadi Kandidat Tuan Rumah Muktamar NU Masuki Tahap Verifikasi Faktual

    Kesiapan NTB jadi Kandidat Tuan Rumah Muktamar NU Masuki Tahap Verifikasi Faktual

    Mengalami Hipotermia, Seorang Pendaki Bukit Savana Dandaun di Evakuasi

    Mengalami Hipotermia, Seorang Pendaki Bukit Savana Dandaun di Evakuasi

    Warga Karang Sidemen Dihebohkan Hilangnya Mustakim di dalam Hutan

    Warga Karang Sidemen Dihebohkan Hilangnya Mustakim di dalam Hutan