
Mataram (KabarBerita) — Sebanyak 393 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 asal Kabupaten Lombok Barat resmi diserahkan kembali kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, Kamis (4/6).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kanwil Kemenhaj NTB), Lalu Muhamad Amin, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan selamat.
“Selamat datang kembali ke tanah air kepada Jemaah Haji Kloter 3 asal Kabupaten Lombok Barat. Semoga seluruh jemaah kembali dengan sehat, selamat, serta menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh. Kepulangan ini menjadi titik tolak untuk terus berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Lalu Amin juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Lombok Barat atas dukungan terhadap penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari persiapan, pemberangkatan hingga penyambutan jemaah.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada petugas kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, KBHU, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan jemaah.
“Atas nama PPIH Embarkasi dan Debarkasi Lombok, kami memohon maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan. Insya Allah akan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan mutu penyelenggaraan ibadah haji pada masa mendatang,” katanya.
Sementara itu, Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, menyampaikan rasa syukur karena seluruh jemaah kembali dalam jumlah yang sama seperti saat keberangkatan.
“Kloter 3 ini berangkat dalam jumlah yang sama dan pulang dalam jumlah yang sama. Ini adalah kebahagiaan kita bersama dan menunjukkan bahwa proses penyelenggaraan haji, pelayanan kesehatan, serta seluruh SOP berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia mengatakan sejak awal telah berpesan agar seluruh proses berjalan lancar sehingga seluruh jemaah dapat kembali ke daerah dalam keadaan selamat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, kami mengucapkan selamat datang kembali. Semoga menjadi haji yang mabrur dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga tercinta,” ucapnya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa setelah 42 hari berada di Tanah Suci, para jemaah tentu merindukan keluarga dan suasana kampung halaman.
“Kami memahami rasa rindu kepada keluarga yang telah menanti kepulangan Bapak dan Ibu sekalian. Tentu berbeda antara masakan Arab dan masakan Lombok, meskipun di Arab Saudi juga banyak tersedia masakan Lombok,” katanya.
Pada akhir sambutannya, Lalu Ahmad Zaini menyampaikan permohonan maaf apabila selama penyelenggaraan ibadah haji yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah masih terdapat kekurangan.
“Jika dalam penyelenggaraan ibadah haji selama ini masih terdapat hal-hal yang kurang berkenan, maka atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kami memohon maaf yang sebesar-besarnya,” pungkasnya. (*)






