DPRD NTB Dukung MTQ NTB ke-31, Momentum Mencetak Generasi Qur’ani

“mari kita jadikan momentum MTQ ini untuk meningkatkan kecintaan,keterampilan membaca dan mencetak Generasi Qur’ani,”

 

Lombok Tengah (KabarBerita) — DPRD Provinsi NTB memberikan dukungan penuh terhadap perhelatan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Lombok Tengah pada 9–15 Juni 2026.

Perhelatan MTQ ini menjadi salah satu acara keagamaan dan budaya terbesar di daerah, yang akan diikuti oleh 977 qori dan qori’ah dari 10 kabupaten/kota. Rangkaian acara ini juga akan dimeriahkan dengan pagelaran kolosal “Rahmatan Lil Alamin” yang melibatkan 300 penari pada malam pembukaan.

Sekretaris Komisi V DPRD NTB, Hj. Siti Ary menegaskan perhelatan MTQ bukan hanya menjadi ajang syi’ar Islam, tetapi juga memberikan dampak positif pada perekonomian masyarakat melalui bazar UMKM.

“Jadi kami sangat mendukung MTQ ini, karena tentu ini bukan hanya menjadi ajang syi’ar Islam, namun juga akan memberikan dampak positif pada perekonomian masyarakat melalui bazar UMKM selama perhelatan MTQ berlangsung,” kata Hj. Siti Ary, Jum’at (5/6) di Mataram.

Siti Ary mengajak seluruh lapisan masyarakat ikut serta dalam mensukseskan agenda dua tahunan itu. Baginya MTQ adalah momentum untuk meningkatkan kecintaan, keterampilan membaca sekaligus sebagai upaya dalam mencetak generasi Qur’ani.

“Kabupaten Lombok Tengah tahun ini dipercaya sebagai tuan rumah MTQ tingkat provinsi, jadi mari kita jadikan momentum MTQ ini untuk meningkatkan kecintaan,keterampilan membaca dan mencetak Generasi Qur’ani,” ujar politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Diketahui, perhelatan MTQ Provinsi NTB ke-31 tahun 2026 akan mengkolaborasikan syi’ar Islam dan harmoni budaya melalui penampilan kolosal bertajuk “Rahmatan Lil Alamin” pada malam pembukaan MTQ, pada 9 Juni 2026.

MTQ 2026 ini tidak hanya akan menjadi ajang syiar Al-qur’an, tetapi juga panggung yang memadukan nilai-nilai Islam dengan kekayaan budaya daerah.

Ratusan penari muda-mudi akan menunjukkan kekompakan gerak dan formasi dalam pementasan yang dirancang sebagai simbol persaudaraan, kedamaian, dan harmoni masyarakat NTB.

Tarian kolosal tersebut digarap oleh koreografer UPT Taman Budaya NTB, Lalu Suryadi Mulawarman dengan mengangkat tema besar “Rahmatan Lil Alamin”, yang menggambarkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam, melalui perpaduan seni pertunjukan, musik, dan visual. Tarian kolosal ini akan menghadirkan pesan tentang kasih sayang, persatuan, toleransi, dan kehidupan yang harmonis.

Kehadiran 300 penari dalam satu panggung menjadi simbol kuat semangat kebersamaan masyarakat NTB. Nilai gotong royong, persatuan, dan keberagaman masyarakat Sasak, Samawa, Mbojo (Sasambo) tercermin dalam setiap gerakan yang akan ditampilkan pada malam pembukaan nanti.

“MTQ bukan hanya ajang tilawah Al-Qur’an, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan identitas budaya NTB yang religius, terbuka, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan,” kata Kepala Dinas Kebudayaan NTB, Muhammad Ihwan saat meninjau latihan penari kolosal di Praya Lombok Tengah, Rabu (3/6).

Pembukaan MTQ Provinsi NTB ke-31 akan menjadi salah satu perhelatan keagamaan dan budaya terbesar di daerah tahun ini. Masyarakat akan disuguhkan pertunjukan yang memadukan kekuatan syi’ar, seni, dan budaya dalam satu panggung yang megah.

Pementasan tersebut diharapkan menjadi pesan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dibaca dan dilombakan, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari melalui semangat persatuan, kedamaian, dan kemaslahatan antar sesama. (Red)

  • Related Posts

    Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

    Mataram (KabarBerita) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rapat paripurna bersama Pemerintah Provinsi NTB dengan agenda penyerahan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas…

    TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

    Mataram (KabarBerita) – Ketua Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI), Dr. Zainul Majdi menyayangkan pernyataan anggota Komisi III DPR RI Abdullah yang menyebut afiliasi organisasi pondok pesantren dan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

    Paripurna DPRD NTB, Pemprov Ajukan KUA-PPAS APBD 2027 Senilai Rp6,2 Triliun

    Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

    Komisi III DPRD Mataram Ingatkan Kontraktor SPALD-T Wajib Ganti Seluruh Kerusakan Akibat Proyek

    Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

    Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

    TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

    TGB klarifikasi Penyebutan Nama dan Afiliasi Organisasi dalam Kasus Kekerasan Santri

    BRIDA NTB Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Bersama Smart ID untuk Mendorong Inovasi Berdampak

    BRIDA NTB Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi Bersama Smart ID untuk Mendorong Inovasi Berdampak

    Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu NTB Komit Perkuat Sinergi Wujudkan Pemilu Jurdil

    Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu NTB Komit Perkuat Sinergi Wujudkan Pemilu Jurdil