Wakil Ketua Komisi II Megawati Desak Pemerintah Ambil Langkah Konkret Atasi Kelangkaan Gas LPG 3KG

Mataram, (KabarBerit) – Komisi II DPRD NTB menyoroti kelangkaan gas LPG 3 kg bersubsidi yang kian meluas di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kelangkaan itu menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi II DPRD NTB, Hj. Megawati Lestari mendesak pemerintah provinsi dan pihak terkait untuk segera mengambil langkah konkret guna mengatasi masalah yang mengancam kebutuhan dasar warga tersebut.

Menurutnya, tanda-tanda kelangkaan sudah terdeteksi sejak beberapa waktu lalu, bahkan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Ketahanan Pangan.

“Kemarin sewaktu RDP dengan Dinas Ketahanan Pangan saya sudah membahas pasokan-pasokan bahan yang mulai limit di pasar dari serapan permintaan kebutuhan,” ujar Megawati, Rabu (17/9).

Ia menyebutkan bahwa kelangkaan ini kini benar-benar dirasakan oleh masyarakat, yang dibuktikan dengan banyaknya demonstrasi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE).

Politisi Partai Golkar ini juga menyoroti salah satu pemicu utama kelangkaan ini, yaitu penyalahgunaan LPG bersubsidi.

Ia menilai, banyak LPG 3 kg yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu justru diserap oleh kelompok masyarakat ekonomi menengah ke atas. Situasi ini membuat pasokan untuk warga yang berhak menjadi sangat terbatas.

“Kondisi ini semakin parah karena banyaknya LPG yang terserap oleh Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga pasokan bagi warga kurang mampu menjadi sangat terbatas dan mengancam kebutuhan dasar mereka,” ungkap Megawati.

Menyikapi kondisi yang semakin memprihatinkan ini, Megawati meminta pemerintah untuk tidak tinggal diam.

Ia menekankan pentingnya intervensi pemerintah untuk memastikan distribusi LPG 3 kg tepat sasaran.

“Saya minta agar pemerintah hadir mengatur agar tidak menjadi gejolak di masyarakat,” tegasnya.

Megawati berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah tegas, baik dalam hal pengawasan maupun regulasi, agar ketersediaan LPG bagi masyarakat yang membutuhkan dapat terjamin. (red)

Related Posts

Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu NTB Komit Perkuat Sinergi Wujudkan Pemilu Jurdil

“Kunjungan ke parpol merupakan bagian dari kegiatan Konsolidasi demokrasi. Kami juga bersilaturrahim dengan media, NGO dan ormas,”   Mataram (KabarBerita) — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB terus memperkuat konsolidasi demokrasi…

Komisi V DPR RI Dorong Fungsi Bendungan Dioptimalkan

LOMBOK BARAT (KabarBerita) –Politisi senior asal Nusa Tenggara Barat (NTB) Mori Hanapi yang juga anggota komisi V DPR RI mendorong fungsi bandungan dioptimalkan. Maka fungsi mitigasi bencana baik banjir dan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Ponpes di NTB Dukung Pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Ponpes

Ponpes di NTB Dukung Pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Ponpes

Rapimpurda KNPI NTB diselanggarakan matangkan Persiapan Musda 2026

Rapimpurda KNPI NTB diselanggarakan matangkan Persiapan Musda 2026

Satgas MBG NTB Siapkan Skema Khusus Layani Wilayah 3T, 135 Dapur Diusulkan

Satgas MBG NTB Siapkan Skema Khusus Layani Wilayah 3T, 135 Dapur Diusulkan

Enam Daerah Layangkan Mosi Tidak Percaya, Penilaian Drum Band Porprov NTB 2026 Diprotes

Enam Daerah Layangkan Mosi Tidak Percaya, Penilaian Drum Band Porprov NTB 2026 Diprotes

Menteri Trenggono dan Gubernur Miq Iqbal Siapkan KNMP Bintaro sebagai Percontohan Nasional

Menteri Trenggono dan Gubernur Miq Iqbal Siapkan KNMP Bintaro sebagai Percontohan Nasional

Gubernur NTB Ajak Masyarakat Nobar Final Piala Dunia 2026, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora

Gubernur NTB Ajak Masyarakat Nobar Final Piala Dunia 2026, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora