
Mataram(KabarBerita) – Langkah Puskesmas Tanjung Karang yang resmi membuka layanan fisioterapi mendapat sambutan positif dari kalangan legislatif Kota Mataram. Anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram menilai, inovasi ini menjadi terobosan penting dalam memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram, Haris Maulana, mengatakan pembukaan layanan fisioterapi di tingkat puskesmas merupakan langkah maju yang sangat dibutuhkan masyarakat. Terlebih bagi warga yang selama ini harus pergi ke rumah sakit hanya untuk mendapatkan perawatan fisioterapi.
“Ini contoh konkret bagaimana puskesmas bisa berinovasi dan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Kami di dewan tentu sangat mengapresiasi upaya Dinas Kesehatan dan Puskesmas Tanjung Karang,” ujar Haris, Sabtu (25/10).
Menurutnya, dengan adanya layanan ini, masyarakat tidak hanya lebih mudah mendapatkan perawatan, tetapi juga bisa menekan biaya dan waktu. Ia berharap inovasi serupa bisa diikuti oleh puskesmas lain di Kota Mataram.
“Ke depan, kita dorong agar layanan seperti ini bisa tersedia di semua puskesmas. Apalagi permintaan fisioterapi cukup tinggi, terutama bagi lansia dan pekerja dengan aktivitas fisik berat,” tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Puskesmas Tanjung Karang, dr. Nurviana Indah Permatasari, menjelaskan bahwa layanan fisioterapi dibuka untuk memberikan kemudahan bagi pasien dengan kebutuhan pemulihan fisik pasca cedera, stroke, Bell’s palsy,maupun gangguan otot dan sendi hingga saraf kejepit.
“Selama ini masyarakat harus ke rumah sakit. Sekarang cukup datang ke puskesmas, dengan pelayanan yang tetap profesional,” ujarnya.
Ia menambahkan, layanan fisioterapi di Puskesmas Tanjung Karang ditangani oleh tenaga ahli bersertifikat dan didukung fasilitas penunjang yang memadai. Selain itu, layanan ini gratis bagi pasien BPJS yang terdaftar di Puskesmas Tanjung Karang.






