Komisi IV Desak Dinsos Berani Bersihkan Data Bansos

Mataram(KabarBerita) – Komisi IV DPRD Kota Mataram melayangkan peringatan keras kepada Dinas Sosial (Dinsos) agar bekerja lebih tegas dan berani dalam membersihkan data penerima bantuan sosial. Desakan ini muncul setelah semakin banyak laporan masyarakat yang menilai bantuan masih jauh dari tepat sasaran.

‎Ketua Komisi IV, Hj. Zaitun, menilai Dinsos selama ini terlalu berhati-hati, bahkan terkesan ragu-ragu mencoret penerima yang sudah tidak layak. Akibatnya, warga yang perekonomiannya telah membaik tetap menikmati bantuan, sementara mereka yang benar-benar membutuhkan justru tidak terakomodasi.

‎“Dinsos ini harus benar-benar memperbaiki data. Banyak sekali kasus yang kita lihat, warga yang sepuluh tahun lalu memang layak menerima bantuan, sekarang sudah mampu tapi masih tetap terdaftar. Data seperti ini mestinya sudah dihapus,” tegas Zaitun.

‎Ia menyoroti perubahan skema pendataan yang sebelumnya menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), kini diganti menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Perubahan ini, menurutnya, harus menjadi momentum bagi Dinsos untuk melakukan perbaikan total.

‎“Nama datanya saja sudah diganti dari DTKS menjadi DTSEN. Itu artinya ada pembaruan, dan masyarakat pasti memahami. Kalau sekarang dia sudah golongan mampu, ya tidak boleh menerima bantuan lagi. Bantuan itu harus bergilir karena alokasi terbatas,” ujarnya.

‎Zaitun juga menyinggung sikap sebagian pejabat yang enggan melakukan pencoretan karena takut berhadapan dengan lingkungan, lurah, atau tekanan kelompok tertentu. Ia menyebut pola seperti ini sebagai penghalang utama penyempurnaan data.

‎“Jangan sampai kepala dinas takut pada lingkungan, takut pada lurah, sampai tidak berani menghapus nama penerima yang sudah tidak layak. Kalau masih ada rasa khawatir seperti itu, lebih baik mundur saja,” tandasnya.

‎Menurutnya, mental takut dikritik atau diintimidasi justru menjadi sumber masalah. Ketika warga yang sudah mampu tetap menerima bantuan, keadilan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan menjadi terabaikan.

‎Komisi IV mendesak agar Dinsos bekerja maksimal, objektif, dan mengedepankan fakta di lapangan. Pembaruan data yang tegas, kata Zaitun, bukan hanya soal administrasi, tetapi juga terkait moralitas dan keberpihakan pada warga yang paling membutuhkan.

  • Related Posts

    BNN Kota Mataram Amankan Empat Pengguna Narkoba dalam Razia Kos di Karang Taliwang

    Mataram(KabarBerita)— Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram kembali menggencarkan upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kota Mataram. Melalui Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), BNN menggelar kegiatan penyelidikan,…

    Jelang Iduladha, Distan Mataram Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban

    Mataram(KabarBerita)– Menjelang Hari Raya Iduladha, Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram mulai mengintensifkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan. Pemeriksaan perdana dilakukan di wilayah Kecamatan Selaparang untuk memastikan hewan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Hasil Riset Jangan Cuma Jadi Jurnal, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hardian Irfani Dorong Agar Dipublikasi melalui Media

    Hasil Riset Jangan Cuma Jadi Jurnal, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hardian Irfani Dorong Agar Dipublikasi melalui Media

    BRIN dan Komisi X DPR RI Gendeng PWI NTB, Perkuat Kapasitas Wartawan dalam Penulisan Berita Ilmiah Populer

    BRIN dan Komisi X DPR RI Gendeng PWI NTB, Perkuat Kapasitas Wartawan dalam Penulisan Berita Ilmiah Populer

    Anggota DPR RI Lalu Ari Bantu Kepulangan TKI Esan Hingga Bertemu Keluarga di Lombok

    Anggota DPR RI Lalu Ari Bantu Kepulangan TKI Esan Hingga Bertemu Keluarga di Lombok

    Gerak cepat, Legislator Senayan Hj. Mahdalena Salurkan Bantuan Darurat Untuk Korban Kebakaran di Lido-Belo

    Gerak cepat, Legislator Senayan Hj. Mahdalena Salurkan Bantuan Darurat Untuk Korban Kebakaran di Lido-Belo

    APJATI NTB Dorong Perlindungan dan Skema Biaya Pekerja Migran Indonesia di Taiwan

    APJATI NTB Dorong Perlindungan dan Skema Biaya Pekerja Migran Indonesia di Taiwan

    Perkuat Strategis Sport Tourism di Mandalika, ITDC Resmi Umumkan Jajaran Komisaris dan Direksi MGPA

    Perkuat Strategis Sport Tourism di Mandalika, ITDC Resmi Umumkan Jajaran Komisaris dan Direksi MGPA