
Mataram(KabarBerita ) – Kondisi lantai dua Pasar Cakranegara kembali menjadi sorotan setelah Komisi II DPRD Kota Mataram meninjau langsung situasi di lapangan. Hasil tinjauan menemukan kerusakan serius pada atap dan lapak pedagang yang selama ini luput dari perbaikan dan perhatian anggaran.
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Mataram, H. Muhtar, menyebut kondisi pasar tersebut sangat memprihatinkan. Ia menegaskan, apa yang terlihat di lapangan tidak hanya buruk secara visual, tetapi juga membahayakan keselamatan pedagang dan pengunjung.
“Kerusakan ini bukan sekadar soal estetika atau kenyamanan. Atapnya sudah rawan dan ini menyangkut keselamatan pedagang maupun pembeli,” ujar politisi Gerindra itu.
Komisi II menegaskan komitmennya mengawal proses renovasi Pasar Cakranegara agar segera terealisasi. Tahun ini, anggaran perbaikan yang dialokasikan hanya sekitar Rp400 juta, sementara kebutuhan pembenahan jauh lebih besar. Meski pada 2026 daerah akan menghadapi pengurangan Transfer ke Daerah (TKD), Muhtar menekankan bahwa kebutuhan terkait keselamatan publik harus tetap diprioritaskan.
“Kalau memungkinkan semua pasar diperbaiki tentu bagus. Tapi kita lihat mana yang paling mendesak. Untuk saat ini, Pasar Cakranegara menjadi prioritas,” tegasnya.
Ia berharap revitalisasi pasar yang berada di jantung perekonomian Kota Mataram itu tidak lagi tertunda, sehingga aktivitas pedagang dapat berjalan aman, nyaman, dan tidak mengganggu perputaran ekonomi masyarakat.
Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, Irwan Harimansyah, menegaskan bahwa revitalisasi Pasar Cakranegara memang menjadi salah satu fokus utama Pemkot Mataram. Kendati terjadi pemotongan TKD pada 2026, pemerintah tetap menetapkan perbaikan pasar sebagai prioritas.
“Pasar adalah salah satu sumber PAD kita, jadi perbaikannya tetap harus jalan,” kata Irwan.
Ia menjelaskan, anggaran Rp400 juta tahun ini digunakan untuk memperbaiki atap di sisi barat pasar yang kerap bocor saat hujan. Tahun depan, anggaran tambahan akan disiapkan untuk memperbaiki bagian timur agar tidak ada lagi keluhan serupa. Selain itu, perbaikan saluran pembuangan dan sanitasi juga akan dilakukan untuk mencegah genangan air saat hujan.
“Pasar Cakra, dan beberapa pasar lainnya, memang butuh pembenahan. Termasuk saluran dan sanitasi yang harus diperbaiki,” pungkasnya.








