Tingkatkan SDM Unggul, Wujudkan Indonesia Maju: Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Muazzim Akbar Soroti Fondasi Karakter dan Kompetensi

Lombok Barat, (KabarBerita) – Anggota MPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional Dapil NTB II, H.Muazzim Akbar, S.IP., menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Kantor Desa Gerimak Indah Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat pada Senin, 15 Desember 2025. Kegiatan ini dalam upaya membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul dan berdaya saing global.

Kepala Desa Gerimak Indah, Amal Suardi menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang jarang sekali dilakukan pejabat negara di Tingkat desa. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak H. M. Muazzim Akbar, S.IP., yang telah rela turun langsung kepada Masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila,” ujar Bapak berkumis tebal ini.

Sementara itu, dalam pemaparannya, H. M. Muazzim Akbar, S.IP., menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM tidak hanya bertumpu pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) semata, tetapi harus dibangun di atas fondasi karakter dan nilai-nilai kebangsaan yang kokoh. “Empat Pilar Kebangsaan adalah rumusan genius para pendiri bangsa yang menjadi cetak biru untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya: cerdas, terampil, dan berakhlak mulia,” ujar mantan Ketua APJATI NTB ini.

Ia menjabarkan bagaimana setiap pilar memberikan kerangka fundamental untuk membangun SDM unggul: Pancasila sebagai landasan karakter menjadi dasar membentuk SDM yang beriman dan beretika, mengajarkan integritas dan empati, membangun jiwa kolaborasi dan nasionalisme, melatih kemampuan bermusyawarah, kritis, dan demokratis, serta mendorong semangat berkontribusi dan menciptakan kesetaraan.

“Di era Revolusi Industri 4.0 dan persaingan global, kita butuh lebih dari sekadar tenaga kerja teknis. Kita butuh problem solver, innovator, dan pemimpin yang berkarakter kuat. Karakter itulah yang bersumber dari nilai-nilai luhur Empat Pilar ini,” papar putra Selanglet ini.

Acara berlangsung interaktif dengan diskusi mendalam tentang tantangan penguatan karakter di dunia pendidikan dan dunia kerja. Beberapa peserta menyampaikan kekhawatiran akan marutnya budaya instan dan individualistik. Menanggapi hal itu, H. M. Muazzim Akbar menekankan pentingnya keteladanan dan internalisasi nilai-nilai tersebut sejak dini di keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.

“Sosialisasi ini mengingatkan kita bahwa pembangunan SDM adalah investasi jangka panjang yang dimulai dari pembentukan mental dan karakter berbangsa. Kecerdasan tanpa karakter yang baik justru bisa berbahaya bagi masa depan bangsa,” ungkap salah seorang peserta, H. Nuruddin setelah mengikuti acara. (*)

Related Posts

Lalu Wirajaya Dinilai Layak Menuju Pilkada Loteng 2029

Mataram, (KabarBerita) – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029 terbilang masih lama, namun konstelasi di Kabupaten Lombok Tengah mulai menghangat. Hal ini terlihat dari banyaknya figur yang mulai digadang-gadang bakal menjadi…

RDP Komisi IV DPRD NTB Bahas Kinerja ESDM 2025: EBT Lampaui Target, Isu Air Tanah hingga Energi Transisi Jadi Perhatian Bersama

Mataram, (KabarBerita) – Komisi IV DPRD Provinsi NTB menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas ESDM Provinsi NTB, Rabu (1/4) untuk mengevaluasi capaian kinerja sektor energi dan sumber daya mineral…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Pemkot Mataram Kaji Penggunaan Angkutan Umum untuk Pejabat, Bemo Kuning Jadi Opsi

Pemkot Mataram Kaji Penggunaan Angkutan Umum untuk Pejabat, Bemo Kuning Jadi Opsi

Dinkes Mataram Dukung Penangguhan 15 SPPG, Utamakan Keamanan MBG

Dinkes Mataram Dukung Penangguhan 15 SPPG, Utamakan Keamanan MBG

Ruas Jalan Wakul – Ketejer Ditangani, Dewan LWJ Beri Apresiasi Bina Marga

Ruas Jalan Wakul – Ketejer Ditangani, Dewan LWJ Beri Apresiasi Bina Marga

Lalu Wirajaya Dinilai Layak Menuju Pilkada Loteng 2029

Lalu Wirajaya Dinilai Layak Menuju Pilkada Loteng 2029

Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan

Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan

BKAD NTB sebut Belanja Pegawai Masih Terkendali

BKAD NTB sebut Belanja Pegawai Masih Terkendali