Drama Paripurna DPRD NTB, Muzihir dan Akri Saling Pecat

Mataram (KabarBerita) — Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB, Senin (25/5) diwarnai drama konflik antara H. Muzihir dan Moh. Akri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Keduanya saling memecat satu sama lain melalui surat pemberhentian yang dibacakan langsung dalam rapat paripurna tersebut.

Berdasarkan surat yang masuk ke Pimpinan DPRD NTB, Muzihir dan Akri saling menyikut posisi. Sebelumnya posisi Ketua Fraksi PPP yang dipegang oleh Muhamad Akri digantikan oleh H. Muzihir.

“Bersama ini kami sampaikan permohonan kepada Pimpinan Dewan Provinsi NTB untuk melakukan pergantian struktur pimpinan Fraksi PPP serta penyesuaian alat kelengkapan dewan (AKD), serta memproses pergantian pimpinan Fraksi dan perubahan anggota fraksi sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku,” kata Sekretaris DPRD NTB, Hendra Saputra saat membacakan surat yang masuk dari H. Muzihir.

Lebih lanjut dalam surat yang dibacakan Sekwan DPRD itu, Akri digeser ke anggota Fraksi  selain itu untuk jabatan Sekretaris Fraksi yang sebelumnya diemban Marga Harun digantikan Sitti Ari.

“Struktur Pimpinan Fraksi PPP NTB, dimana Muhamad Akri jabatan sebelumnya Ketua Fraksi jabatan sekarang sebagai anggota. H. Muzihir jabatan sebelumnya anggota, jabatan sekarang Ketua Fraksi, Hj. Sitti Ari jabatan sebelumnya anggota, jabatan sekarang Sekretaris Fraksi, H. Muhamad Ruslan jabatan tetap wakil ketua ,H. Rohaiman jabatan tetap anggota. Marga Harun jabatan sebelumnya Sekretaris Fraksi jabatan sekarang anggota, Rusli Manawari jabatan tetap anggota,” lanjut Hendra membacakan surat masuk.

Selang beberapa waktu kemudian, Sekwan kembali membacakan surat masuk dari Muhammad Akri selaku ketua Fraksi PPP. Dalam surat tersebut Fraksi PPP menon-aktifkan H. Muzihir sebagai Pimpinan DPRD NTB.

“Jadi saya anggap ini sebenarnya status quo, karena ada surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang sama tidak ditanda tangani oleh Ketum dan Sekjen, satu surat tidak ditangani ketua dan satu surat tidak ditangani Sekjend,” jelas Akri seusai paripurna.

Lebih lanjut Akri menegaskan jika ia juga sudah melayangkan surat ke Pimpinan Dewan yang isinya terkait pemberitahuan dari Sekjen tentang status kepengurusan Hasil Muswil dan Muscab PPP di NTB.

“Kemudian ada surat Fraksi yang saya masukan karena Pak Muzihir juga memasukan,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan jika permasalahan yang dialami PPP saat ini, sebenarnya masalah internal, dan butuh musyawarah dan mupakat untuk mencapai hasil yang memuaskan dan tidak merugikan salah satu pihak.

“Saya kira diinternal kami ini, harus diselesaikan bersama-sama,” katanya.

Akri juga menjelaskan jika Fraksi hanya sebagai salah satu bentuk perpanjangan tangan Partai. Sehingga fraksi itu tidak tepat jika ditentukan oleh kepengurusan yang belum ada kejelasannya, dimana dalam surat sebelumnya Sekretaris Jendral PPP telah membatalkan SK DPW PPP NTB.

“Frkasi merupakan perpanjangan Partai dan secara regulasi Taj Yasin (Sekjen) membatalkan Surat Keputusan (SK) DPW PPP NTB,” imbuhnya.

Dikatakannya juga terkait surat yang dilayangkan H. Muzihir terkait adanya pembentukan kepengurusan baru Fraksi PPP NTB, ia menilai pembentukan tersebut tidak sesuai dengan statuta Partai, dimana Fraksi hanya sebagai salah satu alat kelengkapan Dewan (AKD).

” Jadi fraksi ini kan AKD, dan kami juga berhak menon-aktifkan pimpinan ketika ada hal yang tidak sesuai dengan statuta Partai Kami,” pungkasnya. (Wira)

  • Related Posts

    KEMBARA PKS NTB : Mengakar pada Pancasila, Mengabdi untuk NKRI

    ​LOMBOK TIMUR (KabarBerita) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses menggelar upacara dan kegiatan Kemah Bela Negara (KEMBARA) 2026. Acara yang berlangsung khidmat di bawah rimbunnya Hutan…

    Resmi Kantongi SK, Zia Urrahman Langsung Tancap Gas Konsolidasikan PPP Kota Mataram

    Mataram(KabarBerita)– Zia Urrahman resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Mataram. Tak ingin berlama-lama, Zia langsung menegaskan komitmennya untuk bergerak cepat…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga