
Mataram(KabarBerita )— Pembangunan gedung baru Kantor Wali Kota Mataram yang diberi nama Bale Mataram dipastikan rampung tepat waktu dan siap dimanfaatkan mulai awal 2026. Kepastian ini disampaikan langsung Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, saat meninjau lokasi pembangunan bersama jajaran Forkopimda, Senin (29/12).
Di hadapan awak media, Mohan menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut. Menurutnya, secara visual maupun teknis, pekerjaan pembangunan tahap pertama telah sesuai dengan perencanaan awal tanpa mengalami keterlambatan.
“Secara visual semua pekerjaan telah sesuai dengan harapan kita. Kami mengapresiasi karena tidak ada keterlambatan dalam proses pengerjaan proyek ini,” ujar Mohan.
Dengan rampungnya tahap awal pembangunan, pemerintah kota memastikan gedung tersebut tidak akan dibiarkan kosong. Aktivitas pemerintahan direncanakan mulai berjalan secara bertahap sejak awal tahun depan.
Pada fase awal pemanfaatan, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki peran strategis dalam pelayanan administrasi dan pelayanan publik akan dipindahkan ke gedung baru tersebut.
“Kami ingin sejak awal tahun depan sudah ada aktivitas pemerintahan di sana. Mungkin beberapa OPD yang terkait langsung dengan pelayanan publik atau administrasi akan mulai dipindahkan,” jelasnya.
Langkah ini, lanjut Mohan, menjadi bagian dari upaya memastikan aset daerah yang telah dibangun dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, pemanfaatan Bale Mataram juga sejalan dengan arahan Kementerian Dalam Negeri yang mendorong optimalisasi aset milik pemerintah daerah.
Tak hanya soal fungsi, penamaan Bale Mataram pun memiliki makna tersendiri. Nama tersebut dipilih untuk menonjolkan identitas budaya dan sejarah lokal, sekaligus menghadirkan citra pemerintahan yang lebih dekat dan mudah dikenali oleh masyarakat.
Ke depan, kantor wali kota yang baru ini diharapkan menjadi penanda baru pusat pemerintahan Kota Mataram. Mohan berharap Bale Mataram tak sekadar menjadi tempat bekerja, tetapi juga simbol kebanggaan warga kota.
“Kantor ini kami harapkan menjadi simbol pemerintahan. Mudah-mudahan menjadi kebanggaan masyarakat, karena kita sudah cukup lama merindukan kantor pemerintahan yang representatif dan terintegrasi,” katanya.
Selain berfungsi sebagai pusat administrasi, Bale Mataram juga dirancang dengan konsep ruang kerja modern yang terintegrasi antar OPD. Desain tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan nyaman bagi masyarakat Kota Mataram.






