Dari Rumah Tak Layak ke Hunian Nyaman, Warga Karang Baru Rasakan Manfaat BSPS

Mataram(KabarBerita) — Suasana haru dan rasa syukur menyelimuti sejumlah rumah warga di Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Penempelan stiker tanda selesainya rehabilitasi rumah melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) menjadi penanda perubahan besar yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

‎Penempelan stiker dilakukan oleh Lurah Karang Baru bersama tim dari Kementerian Perumahan dan Permukiman. Stiker tersebut menjadi simbol bahwa rumah warga yang sebelumnya tidak layak huni kini telah direhabilitasi dan siap ditempati dengan kondisi yang lebih aman dan nyaman.

‎Salah satu penerima bantuan, Muniah, mengaku tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya. Rumah yang selama ini ditempati bersama keluarga kini jauh lebih layak, terutama dari sisi keamanan dan kenyamanan.

‎“Alhamdulillah, sekarang rumah kami lebih aman dan nyaman. Keluarga juga bisa tinggal dengan tenang,” ungkapnya penuh syukur.

‎Lurah Karang Baru, Billyadi Idul Islam, menyampaikan bahwa program BSPS benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, program ini membantu warga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.

‎“Alhamdulillah, dengan adanya program BSPS ini masyarakat sangat terbantu. Tahun ini ada 20 rumah warga di Karang Baru yang menerima bantuan,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, BSPS merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam menekan angka rumah tidak layak huni. Ke depan, pihak kelurahan akan terus melakukan pembaruan dan validasi data sebagai bahan rujukan apabila kembali ada program rehabilitasi rumah maupun program perumahan lainnya.

‎Sementara itu, Koordinator BSPS Kota Mataram, Dany Smith, menjelaskan bahwa pada tahun 2025 terdapat 115 rumah tidak layak huni di Kota Mataram yang menjadi sasaran program BSPS, dan seluruhnya telah berhasil direvitalisasi.

‎“Untuk setiap unit rumah, bantuan stimulan yang diberikan sebesar Rp20 juta. Rinciannya, Rp17,5 juta digunakan untuk pembelian material, sedangkan sisanya dialokasikan untuk upah tukang,” jelas Dany.

‎Ia menuturkan, BSPS merupakan bagian dari program nasional pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan Kementerian Perumahan dan Permukiman, dengan target satu juta unit untuk kawasan perkotaan. Secara nasional, pada tahun 2025 terdapat sekitar 45 ribu unit rumah yang menjadi sasaran program ini, termasuk 115 unit di Kota Mataram.

‎“Insyaallah pada tahun 2026 mendatang, target program BSPS secara nasional akan meningkat signifikan menjadi 400 ribu unit rumah,” tambahnya.

‎Untuk Kota Mataram sendiri, lanjut Dany, jumlah penerima bantuan sangat bergantung pada usulan pemerintah daerah. Berdasarkan informasi yang diterima, Pemerintah Kota Mataram mengusulkan sekitar 400 unit rumah. Namun, yang tercatat dan memenuhi syarat dalam Data Sosial Ekonomi Nasional (SEN) hanya sekitar 200 unit, sesuai Instruksi Presiden yang mewajibkan penerima bantuan terdaftar dalam data tersebut.

  • Related Posts

    Hj. Istiningsih Dorong Pendidikan Antikorupsi Masuk Ruang Kelas, Praktik Mark Up Nilai Harus Dihentikan

    Mataram(KabarBerita)– Wakil Ketua DPRD Kota Mataram Hj Istiningsih mendorong Pemerintah Kota Mataram segera mengimplementasikan pendidikan antikorupsi secara nyata di sekolah-sekolah. Menurutnya, penanaman nilai integritas tidak cukup dilakukan melalui sosialisasi, tetapi…

    Mataram Jadi Titik Awal Gerakan Antikorupsi Indonesia Timur, KPK Ajak Masyarakat Bangun Budaya Integritas

    Mataram(KabarBerita)– Kota Mataram menjadi titik awal perjalanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menyebarkan semangat antikorupsi ke berbagai daerah di Indonesia Timur. Melalui program Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) 2026, KPK…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    PKB Peduli, LMB Sambangi Santri Sahid Al Khudri

    PKB Peduli, LMB Sambangi Santri Sahid Al Khudri

    Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik di NTB, PLN Siapkan 51 SPKLU

    Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik di NTB, PLN Siapkan 51 SPKLU

    Anggota DPD RI Evi Apita Maya Gandeng Guru dan Ormas Gencarkan Sosialisasi Empat Pilar

    Anggota DPD RI Evi Apita Maya Gandeng Guru dan Ormas Gencarkan Sosialisasi Empat Pilar

    Galakan JNBA, KPK Tegaskan Kolaborasi Semua Unsur Cegah Korupsi

    Galakan JNBA, KPK Tegaskan Kolaborasi Semua Unsur Cegah Korupsi

    Kolaborasi Perkuat Layanan Kesehatan Ibu melalui Inovasi Digital dan Kecerdasan Buatan

    Kolaborasi Perkuat Layanan Kesehatan Ibu melalui Inovasi Digital dan Kecerdasan Buatan

    Hj. Istiningsih Dorong Pendidikan Antikorupsi Masuk Ruang Kelas, Praktik Mark Up Nilai Harus Dihentikan

    Hj. Istiningsih Dorong Pendidikan Antikorupsi Masuk Ruang Kelas, Praktik Mark Up Nilai Harus Dihentikan