
Mataram(KabarBerita) — Derasnya hujan yang mengguyur Kota Mataram dalam beberapa hari terakhir kembali menyisakan genangan di sejumlah titik. Salah satunya terjadi di SD Negeri 47 Ampenan, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, yang hingga Jum’at (21/01) masih terendam banjir sehingga mengganggu aktivitas sekolah.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Mataram pun bergerak cepat. Personel lengkap dengan mesin pompa air diterjunkan, untuk menyedot genangan yang menguasai halaman sekolah. Banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang diperparah dengan banjir rob, sementara posisi sekolah yang lebih rendah dari badan jalan membuat air sulit surut dengan cepat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Mataram, H. Rudy Suryawan, mengatakan, langkah cepat tersebut dilakukan demi memastikan proses belajar mengajar tidak terganggu lebih lama dan fasilitas sekolah tetap terjaga.
“Kami kerahkan pasukan beserta mesin pompa untuk mempercepat penyedotan air di SDN 47 Ampenan. Genangan ini terjadi karena curah hujan tinggi dan diperparah oleh banjir rob,” ujar Rudy.
Menurutnya, sekolah menjadi salah satu prioritas penanganan karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan anak-anak saat beraktivitas.

Tak hanya di kawasan pendidikan, Damkarmat Kota Mataram juga turun tangan membersihkan lumpur yang menutup badan jalan di sepanjang pinggir Sungai Jangkuk. Sebanyak tiga unit armada mobil pemadam dikerahkan untuk melakukan penyemprotan di wilayah Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, serta Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, setelah air sungai meluap akibat hujan deras.
“Material lumpur cukup tebal dan membahayakan pengguna jalan. Kami lakukan penyemprotan agar akses kembali aman dan aktivitas warga tidak terganggu,” tambahnya.
Di sisi lain, Rudy berharap partisipasi aktif masyarakat untuk segera melaporkan apabila melihat potensi bencana, baik kebakaran maupun bencana lainnya, agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan dampak dapat diminimalkan.
“Tim kami siaga 24 jam dan bisa dihubungi langsung melalui panggilan cepat call center Mataram 112,” katanya.
Dengan cuaca yang masih berpotensi ekstrem, Damkarmat Kota Mataram mengimbau warga untuk tetap waspada dan tidak ragu meminta bantuan demi keselamatan bersama.







