Brida NTB Kembangkan Riset Nira, Kelor dan Rumput Laut Untuk Cegah Stunting

Mataram, (KabarBerita) — BRIDA Provinsi NTB terus berupaya untuk mendukung optimalisasi pemanfaatan komoditas lokal yang ada di NTB melalui pengembangan riset Hilirisasi Kelor dan Rumput Laut untuk Mencegah Stunting dan Mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan riset Implementasi Produk Turunan Nira Aren untuk Mendukung Produk Unggulan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK).

Dalam kesempatan ini, Kepala BRIDA Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi menyampaikan harapannya agar produk yang dihasilkan dalam riset tersebut memiliki konsep yang jelas secara end-to-end sehingga melahirkan multiplayer effect baik secara ekonomi melalui peningkatan pendapatan dan kesejahteraan, dampak sosial melalui peningkatan lapangan pekerjaan, maupun dampak positif lainnya bagi masyarakat.

“Hasil riset ini betul-betul harus punya konsep bagaimana mewujudkan suatu produk yang berdaya guna, efektif dan efisien, berdampak, dan mampu bersaing secara nasional dan global, juga layak dilempar ke pasar dengan standar dan SOP yang bisa mengangkat potensi daerah kita,” ujar Aryadi saat membuka acara.

Dalam riset ini, olahan nira aren yang biasanya hanya digunakan sebagai bahan baku pembuatan gula aren, gula semut, dan minuman tradisional seperti tuak yang memiliki umur simpan pendek, olahan nira aren akan dikembangkan dengan formulasi tertentu sehingga menghasilkan minuman segar serta sirup nira premium dengan umur penyimpanan yang lebih lama dari biasanya. Selain itu, riset ini juga menghasilkan olahan kelor dan rumput laut dalam varian lain, seperti pembuatan produk tepung kelor dan diversifikasi olahan yang meliputi pembuatan nugget, bakso, jelly, dan yoghurt. (*)

Related Posts

Dishub NTB Catat Kenaikan Serapan Anggaran, DPRD Soroti PAD, Pelayaran, hingga PJU di KSB

Mataram (KabarBerita) – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat peningkatan kinerja penyerapan anggaran pada Semester I Tahun 2026. Hingga pertengahan tahun, realisasi anggaran telah mencapai Rp5,61 miliar…

Komisi IV DPRD NTB Dorong Peran Bappeda dalam Mengawal Triple Agenda Pembangunan

Mataram (KabarBerita) – Komisi IV DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyoroti peran strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebagai “arsitek pembangunan daerah” dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Nasib Mataram Mall Ditentukan 9 Juli, PT PCF Wajib Lunasi Tunggakan Royalty 

Nasib Mataram Mall Ditentukan 9 Juli, PT PCF Wajib Lunasi Tunggakan Royalty 

Sisa Temuan BPK Didominasi Rekanan, Sekda Mataram: Lewat 60 Hari Masuk APH

Sisa Temuan BPK Didominasi Rekanan, Sekda Mataram: Lewat 60 Hari Masuk APH

Dishub NTB Catat Kenaikan Serapan Anggaran, DPRD Soroti PAD, Pelayaran, hingga PJU di KSB

Dishub NTB Catat Kenaikan Serapan Anggaran, DPRD Soroti PAD, Pelayaran, hingga PJU di KSB

Komisi IV DPRD NTB Dorong Peran Bappeda dalam Mengawal Triple Agenda Pembangunan

Komisi IV DPRD NTB Dorong Peran Bappeda dalam Mengawal Triple Agenda Pembangunan

Latihan Kesiapsiagaan Militer Dipusatkan di KEK Mandalika

Latihan Kesiapsiagaan Militer Dipusatkan di KEK Mandalika

TK Raudatush Shibyan Al Amin Pejeruk Sabet Medali Emas di Ajang NYMO 2026

TK Raudatush Shibyan Al Amin Pejeruk Sabet Medali Emas di Ajang NYMO 2026